Dendam Lama Berujung Darah, Pria di Palembang Dibacok Saat Hari Bahagianya

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Senin, 12 Mei 2025 | 09:15 WIB
Detik-detik pengantin pria kabur saat diserang menggunakan senjata tajam ketika hendak melangsungkan pernikahan.  (Foto : Instagram/warungjurnalis)
Detik-detik pengantin pria kabur saat diserang menggunakan senjata tajam ketika hendak melangsungkan pernikahan. (Foto : Instagram/warungjurnalis)

PALEMBANG, METROSELEBES.COM - Hari yang seharusnya menjadi momen paling membahagiakan justru berubah tragis bagi Ahmad, seorang Pria di Palembang yang menjadi korban pembacokan saat akan melangsungkan akad nikah dan resepsi pernikahan, Minggu 11 Mei 2025.

Baca Juga: Dorong Pembangunan Ekonomi Desa, Kementerian Hukum Percepat Pengesahan Koperasi Merah Putih

Insiden berdarah itu terjadi di Jalan Panca Usaha, Palembang.

Dalam sebuah video amatir yang beredar di media sosial, tampak Ahmad mengenakan busana pengantin dan bersiap menaiki mobil, ketika tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang bersenjata tajam.

Baca Juga: Gisel & Cinta Brian Tertangkap Mesra di Pernikahan Luna Maya: Benarkah Mereka Resmi Go Public

“Diserang saat hendak ijab kabul,” tulis akun Instagram @warungjurnalis dalam unggahannya yang memperlihatkan detik-detik kejadian tersebut.

Bahkan, dalam rekaman itu juga terlihat seorang pria mengacungkan senjata api ke udara, menambah kepanikan suasana.

Ahmad mengalami luka bacok serius di tangan, kaki, dan wajah. Ia segera dilarikan ke IGD RSUD BARI untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Baca Juga: 137 Prajurit Sipil Siap Tempur! Seleksi Ketat PPPK Kemenko Perekonomian Bongkar Rahasia Pegawai Tangguh

Menurut pengakuan korban, pelaku penyerangan berjumlah lima orang. “Ada tiga orang bawa senjata tajam dan satu orang bawa senjata api,” ungkap Ahmad saat memberikan keterangan.

Ahmad menduga motif serangan ini berkaitan dengan persoalan lama yang belum tuntas sejak tahun 2019 silam.

Baca Juga: Reset Ekonomi Global? AS dan Tiongkok Bahas Akhir Perang Dagang

“Dia dulu nuduh saya cepu. Karena itu hanya tuduhan, makanya saya sempat berkelahi dengannya. Kejadian itu sudah lama, tapi baru sekarang dia balas,” ujar Ahmad.

Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut dan memburu para pelaku yang identitasnya mulai terkuak dari keterangan korban serta video yang beredar di media sosial. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X