Kini publik menanti langkah tegas dari Panglima TNI untuk mengungkap kasus ini secara transparan dan mengadili pelaku sesuai hukum militer.
Seperti dalam kasus Serda Deni dan Pratu Ari di tahun 2021 lalu, di mana pelaku dihukum berat karena terlibat dalam pembunuhan rekannya, masyarakat berharap tragedi serupa tidak terulang dan pelakunya tidak diberi ruang perlindungan apa pun.
"Ini bukan hanya soal Prada Lucky, ini soal nyawa, kehormatan, dan masa depan militer Indonesia," pungkas seorang aktivis hukum militer, Andri Wibowo.***