Melalui pernyataan resminya, agensi menyebut hubungan keduanya hanya berlangsung singkat selama setahun, yakni pada 2019 hingga 2020, saat usia Kim Sae-ron telah dinyatakan legal secara hukum.
Kasus ini pertama kali mencuat pada 10 Maret 2025 lewat kanal YouTube GaroSero Research Institute yang mengungkap kemungkinan penyebab kematian Kim Sae-ron.
Dengan rilis rekaman terbaru ini, tekanan terhadap Kim Soo-hyun dan aparat penegak hukum Korea Selatan pun semakin meningkat. ***
Artikel Terkait
Indonesia-Tiongkok Perkuat Aliansi Industri Pertahanan dan Alat Berat: PT Pindad Teken MoU Strategis dengan Norinco dan Sany Group
Bukan Soal Skor: Mental Baja Inter dan Ketegangan di San Siro. Inilah sisi Lain dari Pertandingan: Inter vs Barcelona
Bill Gates Temui Presiden Prabowo di Istana: Siapkan Dana Sosial Raksasa untuk Indonesia!
Resmi Dibuka! Pendaftaran Calon Anggota KPU Papua Barat Periode 2025-2030, Cek Syarat dan Linknya di Sini
Ahmad Sahroni Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Mafia Tanah: “Banyak Oknum di Balik Nama Institusi!”
Honda HR-V 2025 Hadir Dengan Teknologi Lebih Canggih Dan Desain Lebih Modern
Indonesia-Korea Selatan Bangun Aliansi Maritim Global, SDM Kelautan Siap Bersaing!
Menko Airlangga Dukung Riau Jadi Sentra Ekonomi Baru Lewat Kawasan Industri dan Logistik Perkapalan
Manfaatkan Lahan Lapas, Menteri PKP Maruarar Siap Wujudkan Hunian Layak di Tengah Kota
FBI Selidiki Penusukan Informan Pemilik Rekaman Kim Sae-ron, GaroSero Sebut Ada Dugaan Konspirasi Internasional