FBI Selidiki Penusukan Informan Pemilik Rekaman Kim Sae-ron, GaroSero Sebut Ada Dugaan Konspirasi Internasional

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Kamis, 8 Mei 2025 | 06:48 WIB
Klaim baru GaroSero Research Institute tentang kasus mendiang Kim Sae-ron.  (Foto : Instagram/ron_sae)
Klaim baru GaroSero Research Institute tentang kasus mendiang Kim Sae-ron. (Foto : Instagram/ron_sae)

SOUL, METROSELEBES.COM – GaroSero Research Institute dan kuasa hukum keluarga mendiang Kim Sae-ron menggelar konferensi pers mendadak di Gangnam-gu, Seoul, Rabu 7 Mei 2025.

Dalam konferensi pers ini, terungkap perkembangan mengejutkan terkait rekaman pengakuan mendiang aktris muda tersebut.

Baca Juga: Bill Gates Temui Presiden Prabowo di Istana: Siapkan Dana Sosial Raksasa untuk Indonesia!

Dalam pernyataannya, GaroSero memutar cuplikan rekaman berdurasi 1,5 jam yang diklaim sebagai suara Kim Sae-ron.

Rekaman yang disebut dibuat pada 10 Januari 2025 itu berisi pengakuan mengejutkan soal dugaan penyiksaan dan hubungan dengan sejumlah tokoh terkenal, termasuk aktor Kim Soo-hyun dan YouTuber Lee Jin-ho.

Baca Juga: Indonesia-Tiongkok Perkuat Aliansi Industri Pertahanan dan Alat Berat: PT Pindad Teken MoU Strategis dengan Norinco dan Sany Group

GaroSero menyebut, rekaman itu kini berada di tangan seorang informan yang tinggal di New Jersey, Amerika Serikat.

Namun, informan tersebut dilaporkan menjadi korban penyerangan brutal pada 1 Mei 2025 oleh dua pelaku tak dikenal yang disebut berasal dari Korea dan Tiongkok.

“Rekaman ini dibuat dengan persetujuan mendiang Kim Sae-ron dan informan. Isinya sangat eksplisit dan memuat dugaan kejahatan serius,” ujar perwakilan GaroSero dalam konferensi pers tersebut.

Baca Juga: Ahmad Dhani Minta Maaf ke Marga Pono, Akui Pernah Salah Ucap di Acara Diskusi

Akibat serangan itu, informan mengalami luka serius, termasuk sembilan tusukan di bagian leher dan kerusakan saraf di tangan.

Kasus ini kini ditangani langsung oleh FBI karena dianggap memiliki unsur lintas negara dan berpotensi sebagai kejahatan terorganisir.

“Kepolisian menemukan bukti panggilan telepon yang dilakukan ke rekan Lee Jin-ho beberapa saat sebelum penyerangan terjadi. Kami menduga ada konspirasi dan upaya penghilangan barang bukti,” lanjutnya.

Baca Juga: Sah Jadi Suami Istri, Maxime Bouttier Nikahi Luna Maya dengan Maskawin Emas dan Dolar Amerika

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Rekomendasi

Terkini

X