Inggris Serukan Dialog Damai India-Pakistan dan Peringatkan Ancaman Krisis Air

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 17:43 WIB
Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy, berbicara dengan Reuters dalam sebuah wawancara di Islamabad, Pakistan pada 17 Mei 2025.
Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy, berbicara dengan Reuters dalam sebuah wawancara di Islamabad, Pakistan pada 17 Mei 2025.

ISLAMABAD,METROSELEBES.COM-Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy, Sabtu (17/05/2025)  mengungkapkan bahwa Inggris bersama Amerika Serikat tengah bekerja keras untuk memastikan gencatan senjata antara India dan Pakistan tetap bertahan serta membuka jalan bagi dialog dan langkah-langkah membangun kepercayaan antara kedua negara bersenjata nuklir itu.

Baca Juga: Hendry dan Zulmansyah Sepakat Gelar Kongres PWI Paling Lambat Agustus 2025

Dalam wawancara eksklusif bersama Reuters di Islamabad di akhir kunjungan dua harinya ke Pakistan, Lammy menyatakan bahwa keberhasilan diplomatik yang berhasil menciptakan gencatan senjata pada 10 Mei lalu masih rapuh, dan perlu dijaga secara berkelanjutan.

 

"Kami akan terus bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk memastikan gencatan senjata yang langgeng, memastikan dialog terus berjalan, dan mencari cara bersama Pakistan dan India untuk membangun kepercayaan di antara kedua pihak," kata Lammy.

Baca Juga: KPAI Soroti Program Karakter Gubernur Dedi Mulyadi, 6,7 Persen Siswa Tak Tahu Alasan Masuk Barak TNI

Ketegangan antara India dan Pakistan meningkat tajam setelah serangan mematikan terhadap wisatawan di wilayah sengketa Kashmir, yang menurut India didalangi oleh Pakistan. Kedua negara kemudian saling meluncurkan rudal ke wilayah masing-masing. Pakistan membantah keterlibatan dalam serangan tersebut.

 

Pemerintah Pakistan menyebut bahwa Inggris, Amerika Serikat, dan beberapa negara lain memiliki peran penting dalam meredakan eskalasi konflik terburuk dalam beberapa dekade terakhir. Meski gencatan senjata telah tercapai, para analis menyebut situasi masih sangat rentan.

Baca Juga: Tarif Baru Lumpuhkan Jalur Udara China-AS, Maskapai Alihkan Rute Kargo

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyarankan agar dialog antara India dan Pakistan berlangsung di negara ketiga, namun hingga kini belum ada kepastian mengenai waktu dan lokasi pertemuan.

 

"India dan Pakistan adalah dua negara bertetangga dengan sejarah panjang, namun selama periode ini mereka nyaris tidak berbicara satu sama lain. Kami ingin memastikan tidak terjadi eskalasi lanjutan dan gencatan senjata tetap terjaga," kata Lammy.

Baca Juga: PM Modi: Masa Depan Pakistan Terancam Jika Terorisme Terus Didukung

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Rekomendasi

Terkini

Iran Pasti akan Balas Dendam

Kamis, 2 Juli 2026 | 10:40 WIB
X