MetroSelebes - Debat Capres Republik Indonesia mempertemukan ketiga Paslon yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.
Dalam debat tersebut, ada momen lucu saat Prabowo mengeluarkan jurus silatnya karena tidak terima dengan statemen Anies.
Bermula Anies mendapatkan pertanyaan dari Pinalis tentang kebijakan untuk mengelola partai politik yang dinilai rendah dihadapan publik.
Secara blak-blakan Anies menjawab bahwa saat ini rakyat tidak mempercayai dengan proses demokrasi melebihi partai politik.
"Ketika berbicara demokrasi minimal ada tiga yang perlu dipahami satu adanya kebebasan berbicara, kedua adanya oposisi yang bebas mngkritik Pemerintah untuk menjadi penyeimbang Pemerintah, dan ketiga adanya proses Pemilu yang netral dan transparan," katanya.
Persoalan demokrasi lebih luas ketimbang partai politik itu sendiri, sehingga sudah saatnya biaya politik diperlihatkan secara transparan.
Menanggapi pernyataan tersebut, Prabowo langsung menyebutkan kata "MAs Anies, MAs Anies," disambut gelak tawa para penonton.
Prabowo berpandapat bahwa Anies agak berlebihan soal demokrasi, sebab saat itu dirinya diusung oleh Prabowo dan menjalankan Pemerintahan di era Jokowi.
"Saya yang mengusung bapak, kalau demokrasi kita tidak berjalan tidak mungkin menjadi Gubernur. Kalau Jokowi diktator tidak mnungkin anda menjadi Gubernur," tegasnya.
Setelah menjawab, Prabowo langsung mengeluarkan jurus silat andalannya dan disambut tawa oleh para penonton. Sehingga suasana debat yang awalnya tegang menjadi pecah.***