Prototipe kendaraan robotaxi Lucid-Nuro saat ini sudah menjalani uji coba di jalur tertutup di fasilitas Nuro di Las Vegas. Lucid, yang selama ini dikenal lewat inovasi di sektor kendaraan listrik mewah, kini memperluas portofolio bisnisnya.
"Kami tengah berkembang melampaui kepemimpinan tradisional kami di teknologi EV, menjajaki kemitraan baru dan memasuki wilayah yang sebelumnya belum menjadi fokus kami," ujar CEO interim Lucid, Marc Winterhoff.
Nuro sendiri didirikan oleh mantan insinyur Waymo dan sebelumnya dikenal dengan kendaraan pengiriman jarak dekat. Kini, mereka memperluas cakupan ke sektor penumpang, dan sedang menjajaki peluang untuk mengintegrasikan teknologi mereka ke kendaraan pribadi yang akan dijual langsung ke konsumen.
Baca Juga: Kapolri Merasa Tak Pantas: Keteladanan Polisi Peraih Hoegeng Awards 2025 Tuai Pujian
"Kami tengah menjalani banyak diskusi aktif dengan produsen kendaraan pribadi untuk menyematkan teknologi Nuro Driver ke kendaraan komersial," kata Dave Ferguson, presiden dan salah satu pendiri Nuro.
Meski sudah memiliki sejumlah izin dari operasi sebelumnya, Nuro tetap harus mengajukan lisensi operasional tambahan di tingkat negara bagian untuk layanan baru ini.
Lucid Ajukan Reverse Stock Split
Di tengah pengumuman besar ini, Lucid juga menyampaikan bahwa mereka telah mengusulkan pemecahan saham (reverse stock split) dengan rasio satu banding sepuluh untuk saham biasa kelas A mereka. Saham Lucid melonjak lebih dari 26% menjadi $2,95 setelah pengumuman, meskipun masih mencatat penurunan sekitar 24% sepanjang tahun ini.
Baca Juga: PMK Siap Terbit, Kopdes Merah Putih Segera Dapat Suntikan Dana dari Bank Nasional