JAKARTA, METROSELEBES.COM – Di tengah persaingan mobil menengah dengan harga di bawah Rp400 juta, kehadiran mobil Jetour Dashing dari Chery yang merupakan mobil China yang hadir di Indonesia menjadi sorotan tersendiri.
Salah satu keunggulan utama mobil ini yang membuatnya unggul dari para kompetitor di segmen SUV adalah penggunaan sistem suspensi belakang independent multi-link, yang masih langka di kelasnya.
Fitur ini menawarkan kenyamanan berkendara yang lebih stabil, terutama saat melintasi jalan bergelombang atau bermanuver di tikungan.
Jika dibandingkan dengan kebanyakan rivalnya di segmen SUV yang masih mengandalkan torsion beam, suspensi Dashing terasa lebih anteng dan tidak limbung.
"Permainan kaki mobil ini terasa final. Stabilitas kiri-kanannya terjaga dengan baik, tidak mudah goyang. Suspensinya juga tidak selembut mobil China kebanyakan, tapi juga tidak sekeras mobil Jepang," ungkap salah satu reviewer di youtube Carmudi Indonesia.
Fitur lainnya juga tidak kalah menarik. Transmisi otomatis 6-percepatan dengan kopling basah dan shifter elektronik membuat pengendara cukup menginjak rem dan klik tombol untuk masuk ke D atau R. Tak hanya itu, dua mode berkendara—Eco dan Sport—menambah fleksibilitas saat mengemudi.
Baca Juga: Tesla vs BYD: Duel Raksasa Mobil Listrik Dunia, Siapa yang Lebih Unggul?
Dengan desain yang tangguh dan fitur teknis yang mendukung kenyamanan serta stabilitas, Dashing menjanjikan pengalaman berkendara yang tidak hanya praktis, tapi juga menyenangkan.
Unit ini juga telah dirakit secara lokal di Pondok Ungu, Bekasi, dan sudah kompatibel dengan bahan bakar RON 92 seperti Pertamax.
Garansi pabrikan pun tergolong mengesankan: 6 tahun tanpa batasan kilometer untuk mesin, serta garansi khusus hingga 10 tahun atau 1 juta kilometer.
Dashing tampaknya siap menantang pemain besar di pasar otomotif Indonesia. ***