Inti berita:
• Messi pecahkan rekor gol Piala Dunia dengan koleksi 18 gol usai brace lawan Austria.
• Argentina menang 2-0 atas Austria, Messi resmi lewati catatan Miroslav Klose.
• Dua gol Messi di Dallas Stadium mengantarnya menjadi top skor sepanjang sejarah Piala Dunia.
METROSELEBES.com, DALLAS – Gemuruh suporter di Dallas Stadium menjadi saksi lahirnya sejarah baru sepak bola dunia. Lionel Messi kembali menunjukkan magisnya dengan mengantar Argentina menang 2-0 atas Austria sekaligus memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Kapten Albiceleste itu memborong dua gol kemenangan Argentina dalam laga fase grup Piala Dunia 2026. Tambahan dua gol tersebut membuat koleksi gol Messi di ajang empat tahunan itu mencapai 18 gol, melewati catatan 16 gol milik legenda Jerman, Miroslav Klose.
Jalan menuju rekor itu tidak berjalan mulus. Messi sempat gagal mengeksekusi penalti pada awal pertandingan. Namun pemain berusia 39 tahun tersebut berhasil bangkit dan membuka keunggulan Argentina pada menit ke-38, sebelum menambah gol kedua pada menit ke-95 untuk memastikan kemenangan timnya.
Gol penutup di masa injury time menjadi momen yang mengubah sejarah. Dengan torehan 18 gol, Messi kini berdiri sendirian di puncak daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia, meninggalkan nama-nama besar seperti Klose, Ronaldo Nazario, dan Gerd Müller.
Pencapaian itu semakin istimewa karena diraih dalam enam edisi Piala Dunia, mulai dari 2006 hingga 2026. Konsistensi selama dua dekade membuat Messi terus mempertahankan statusnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola dunia.
"Messi selalu muncul di saat yang dibutuhkan tim. Rekor ini menunjukkan kualitas dan konsistensinya di level tertinggi," ujar seorang analis sepak bola internasional menanggapi pencapaian sang kapten Argentina.
Selain mengantar Messi ke puncak sejarah, kemenangan atas Austria juga memperkuat langkah Argentina di Piala Dunia 2026. Di usia yang tak lagi muda untuk ukuran pesepak bola, La Pulga kembali membuktikan bahwa dirinya masih mampu menjadi pembeda di panggung terbesar dunia.(*)
(red/ms)
Artikel Terkait
Menhan Sjahrie Gelar “Kangen Teman Lama”, Pererat Sinergi dengan Pemimpin Redaksi
NasDem Tegas: Hentikan Gaji dan Tunjangan Sahroni-Nafa Urbach Usai Dinonaktifkan
Danantara Indonesia dan BP BUMN Lakukan Operasi Kemanusiaan Terpadu, Siapkan Relawan hingga Huntara Pascabencana