Inti berita:
• Pondok Pesantren Darul Musthofa Alhasanah di Tanah Jaya, Kajang telah diresmikan Camat Kajang dan mendapat dukungan dari unsur pemerintah, tokoh agama serta masyarakat.
METROSELEBES.com, BULUKUMBA– Suasana khidmat sekaligus hangat mewarnai kawasan Lingkungan Barang Dua, Kelurahan Tanah Jaya, Kecamatan Kajang, Bulukumba, Rabu (5/8/2026). Pondok Pesantren Darul Musthofa Alhasanah resmi diresmikan, menandai dimulainya langkah baru lembaga pendidikan keagamaan yang diharapkan ikut membentuk generasi muda di wilayah tersebut.
Peresmian dilakukan Camat Kajang Ir. Andi Rahmat Kr Sahib DM, MM, yang sekaligus menandatangani duplikat prasasti pesantren bersama Ketua Pelaksana Andi Ilhamsyah Petta Puwang T. DP, Amd, AK, S.Pd, Aud. Prosesi tersebut menjadi salah satu momen utama dalam rangkaian acara yang mempertemukan unsur pemerintah, pengelola pesantren, tokoh agama hingga tokoh masyarakat.
Baca juga: Bendera Belum Berkibar, Pria Mengaku Ketua DPD Adat Tegur Pemilik Toko Mitra Bulukumba hingga Viral
Hadir pula Ketua Yayasan Pendidikan Darul Hasanah Kajang Ustadz Muhammad Zuhdy Albukhory, Ibu Sekcam Kajang, Ketua MUI Kajang, Kepala KUA Kajang dan Ketua BKPRMI Kajang. Kehadiran unsur pemerintahan dan organisasi keagamaan itu menunjukkan bahwa pesantren tidak berdiri sendiri, melainkan berada dalam lingkungan sosial yang memiliki perhatian terhadap perkembangan pendidikan berbasis keagamaan.
Dukungan juga datang dari kalangan pesantren. Salah satunya KH. Abdul Latif S.Ag. pimpinan Pondok Pesantren Khodimul Ummah Kajang. Sejumlah ketua masjid serta tokoh pemuda, adat dan perempuan turut hadir dalam kegiatan tersebut, memperlihatkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam momentum berdirinya lembaga pendidikan baru di Kajang.
Baca juga: Detik-detik Poros Enrekang - Makassar Tertutup Pohon Tumbang, SUV Rusak dan Kendaraan Mengular
Dalam kesempatan tersebut, Camat Kajang menyampaikan apresiasi atas hadirnya Pondok Pesantren Darul Musthofa Alhasanah. "Keberadaan pesantren memiliki arti penting karena pendidikan tidak hanya berbicara mengenai pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai keagamaan generasi muda," ujar Andi Rahmat.
Di sisi lain, peresmian ini sekaligus menjadi tantangan bagi pengelola untuk menjaga keberlanjutan dan kualitas pendidikan pesantren. Kehadiran lembaga baru diharapkan tidak berhenti pada seremoni peresmian, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi santri, keluarga dan masyarakat sekitar melalui pembinaan keagamaan yang berkesinambungan.
Baca juga: Wajah Trump dan MBS Ditempel di Tong Sampah Baghdad, Aksi Protes Ini Bikin Geger
Rangkaian acara kemudian berlangsung semakin semarak dengan penampilan rebana santri putra Pondok Pesantren Khodimul Ummah Bonto Baji Kajang. Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat tersebut, Pondok Pesantren Darul Musthofa Alhasanah diharapkan mampu tumbuh sebagai salah satu ruang pendidikan dan pembinaan generasi muda yang memberi kontribusi bagi masyarakat Kajang dan Bulukumba. (*)
(Key/Ade)
Artikel Terkait
HUT ke-1866 Dewa Kwan Kong, Jejak Panjang Tradisi Tionghoa dan Toleransi di Makassar
Febri Melawan! Resmi Ajukan 2 Praperadilan, Kejagung dan Polri Digugat
Datangi DPD PDI Perjuangan Sulsel, APR Lutim Soroti Kinerja Ketua DPRD soal Konflik Laoli
Detik-detik Poros Enrekang–Makassar Tertutup Pohon Tumbang, SUV Rusak dan Kendaraan Mengular
Bendera Belum Berkibar, Pria Mengaku Ketua DPD Adat Tegur Pemilik Toko Mitra Bulukumba hingga Viral