Hitung kebutuhan modal secara realistis.
Jangan tergoda pinjaman besar tanpa perencanaan.
Simulasikan cicilan agar tidak mengganggu arus kas.
Bijak dalam pinjaman akan menyelamatkan koperasi dari krisis keuangan.
Baca Juga: Kopbeat Jingle Competition: Suara Kreatif Bangun Ekonomi Desa Lewat Nada Koperasi Merah Putih
6. Evaluasi Kinerja Anggota dan Pengurus dengan KPI
Setiap peran, mulai dari kasir hingga pengurus lapangan, perlu memiliki indikator kinerja yang jelas (KPI). Evaluasi dilakukan secara rutin, objektif, dan transparan. Hasil evaluasi bisa digunakan untuk:
Pelatihan pengembangan.
Motivasi kerja.
Rotasi tugas secara adil.
7. Sisihkan Keuntungan untuk Bayar Cicilan Secara Disiplin
Baca Juga: Kemendagri : Jangan Ragu Gunakan APBD Demi Bentuk Koperasi Desa
Disiplin dalam membayar cicilan adalah kunci kelangsungan usaha. Beberapa strategi:
Alokasikan cicilan sebagai biaya tetap bulanan.
Gunakan rekening khusus untuk pembayaran utang.