YOGYAKARTA, METROSELEBES.COM – Indonesia dan Bangladesh memperkuat kerja sama strategis di bidang energi melalui penyelenggaraan The First Indonesia-Bangladesh Joint Committee Meeting on Energy yang berlangsung di Yogyakarta, Jumat 22 Agustus 2025.
Pertemuan ini menjadi tindak lanjut penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerja sama energi pada 4 September 2023 lalu.
Baca Juga: Uang Beredar Juli 2025 Tumbuh 6,5 Persen, Likuiditas Ekonomi Nasional Terjaga
Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana, menegaskan pentingnya kolaborasi tersebut di tengah dinamika global.
“Indonesia dan Bangladesh tengah menghadapi tantangan ganda, yakni memastikan ketahanan energi sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi dalam negeri,” ujar Dadan.
Ekspor Batu Bara Jadi Andalan
Hubungan dagang kedua negara terbilang erat. Sepanjang 2024, perdagangan bilateral mencapai USD 2,94 miliar. Dari angka itu, ekspor batu bara Indonesia mendominasi dengan nilai USD 1,05 miliar atau sekitar 13,2 juta ton.
Selain batu bara, Indonesia juga mengekspor minyak sawit, arang besi (clinker), dan produk kimia, sementara Bangladesh memasok tekstil, produk anyaman, dan alas kaki ke pasar Indonesia.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Susan Wojcicki, Perempuan Visioner Di Balik Suksesnya Google Dan YouTube
Dalam forum tersebut, Indonesia menegaskan kesiapannya menjaga pasokan batu bara yang stabil dan terjangkau bagi Bangladesh. Hingga pertengahan 2025, kapasitas pembangkit listrik nasional Indonesia mencapai 105 GW, dengan kontribusi energi terbarukan sebesar 15 persen.
Perkuat SDM Energi
Tak hanya pasokan energi, Indonesia juga membuka dukungan pada penguatan sumber daya manusia (SDM). Dua politeknik energi di bawah Kementerian ESDM disiapkan untuk mendukung pelatihan tenaga kerja sektor energi di kedua negara, yakni Politeknik Energi dan Mineral Akamigas Cepu serta Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung.
Pertemuan ini juga membuka peluang kerja sama baru, mulai dari pembangunan infrastruktur energi, pembangkit listrik, proyek minyak dan gas bumi, hingga pengembangan energi terbarukan.
Bangladesh Targetkan Energi Bersih
Secretary of Power Division of Bangladesh, Farzana Mamtaz, menyebut Indonesia sebagai mitra penting dalam memperkuat sektor kelistrikan dan energi negaranya.
“Permintaan energi kami terus meningkat. Dalam konteks ini, Indonesia berdiri sebagai mitra terpercaya, negara kaya sumber daya energi dan keahlian teknologi, serta sahabat di Asia,” ungkap Mamtaz.
Baca Juga: Mengintip Fenomena Passion Economy, Dari Hobi Jadi Ladang Cuan Para Konten Kreator
Artikel Terkait
Kuota Gas HGBT Diperketat, Industri Menjerit Hingga Ancaman PHK Massal Bayangi Pekerja Pabrik
Jangan Salah Pilih, Ini Alasan Harus Gunakan Tisu Khusus Untuk Makanan
Pabrik Peleburan Timbal Di Serang Ditutup Total, Terbukti Tak Punya Izin Lingkungan
Tips Memilih Micellar Water Untuk Kulit Kering, Rekomendasinya Mulai Rp20 Ribuan
Indonesia Dorong Protokol Jakarta Soal Royalti Global, Malaysia Beri Dukungan Penuh
Remaja Dinilai Perlu Belajar Investasi Kripto Meski Risiko Tinggi
OJK Turunkan Target Pertumbuhan Kredit, Perbankan Diminta Realistis Atur Ekspansi 2025
Mengintip Fenomena Passion Economy, Dari Hobi Jadi Ladang Cuan Para Konten Kreator
Kisah Inspiratif Susan Wojcicki, Perempuan Visioner Di Balik Suksesnya Google Dan YouTube
Uang Beredar Juli 2025 Tumbuh 6,5 Persen, Likuiditas Ekonomi Nasional Terjaga