RAPBN 2026 Prioritaskan Investasi dan Perdagangan Global, Pemerintah Pacu Pertumbuhan Ekonomi

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Senin, 18 Agustus 2025 | 05:38 WIB
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa percepatan investasi dan perdagangan global menjadi salah satu agenda utama dalam RAPBN 2026. (Foto : Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa percepatan investasi dan perdagangan global menjadi salah satu agenda utama dalam RAPBN 2026. (Foto : Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Sementara nilai ekspor nonmigas Indonesia pada periode yang sama tercatat sebesar USD 258 miliar.

Dengan kebijakan baru di RAPBN 2026, pemerintah menargetkan investasi bisa tembus Rp1.800 triliun dan ekspor naik minimal 15%.

Prabowo menegaskan, percepatan investasi dan perdagangan bukan hanya untuk kepentingan angka makroekonomi, tetapi juga berdampak langsung bagi rakyat.

Baca Juga: Ketahanan Pangan Jadi Sorotan Utama RAPBN 2026: Prabowo Alokasikan Rp164,4 Triliun

“Kita ingin investasi menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan daerah, serta memberi ruang bagi produk UMKM agar dikenal dunia,” ujarnya.

Dengan arah kebijakan ini, pemerintah optimistis ekonomi Indonesia akan tumbuh stabil di kisaran 5,5% hingga 6% pada 2026, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Asia.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X