Diplomasi Pertahanan di Indo-Pasifik: Indonesia-AS Perkuat Strategi Keamanan Kawasan

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Selasa, 15 Juli 2025 | 04:52 WIB
Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto menerima kunjungan kehormatan dari Plt. Asisten Menteri Pertahanan Amerika Serikat untuk Keamanan Indo-Pasifik, Mr. Jedidiah P. Royal, di Kementerian Pertahanan (Instagram kemhanri)
Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto menerima kunjungan kehormatan dari Plt. Asisten Menteri Pertahanan Amerika Serikat untuk Keamanan Indo-Pasifik, Mr. Jedidiah P. Royal, di Kementerian Pertahanan (Instagram kemhanri)

 

JAKARTA – METROSELEBES.COM - Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto menerima kunjungan kehormatan dari Plt. Asisten Menteri Pertahanan Amerika Serikat untuk Keamanan Indo-Pasifik, Mr. Jedidiah P. Royal, di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (14/7).

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat diplomasi pertahanan strategis dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik yang terus berkembang dinamis.

Kata “strategis” menjadi kunci dalam pertemuan bilateral ini. Kedua negara sepakat bahwa kerja sama pertahanan Indonesia–Amerika Serikat perlu terus diperkuat, terlebih di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama di kawasan Indo-Pasifik.

Baca Juga: ODGJ Telanjang di Jalan Protokol Palu: Warga Panik, Lalu Lintas Sempat Terganggu

Wamenhan menyampaikan apresiasi atas kontribusi aktif Amerika Serikat dalam Dialog Keamanan Indonesia–AS ke-21 yang digelar di Jakarta, Mei lalu.

Tak hanya seremonial, pertemuan ini menandai arah baru dalam hubungan jangka panjang yang inklusif, adaptif, serta berorientasi pada kepentingan bersama.

Kedua negara berkomitmen mendorong kemitraan pertahanan yang konkret melalui platform Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia–Amerika Serikat.

Sebagai latar tambahan, kawasan Indo-Pasifik saat ini menjadi pusat perhatian global karena potensi konflik terbuka di Laut China Selatan serta dinamika pertahanan regional yang dipengaruhi oleh penguatan militer Tiongkok dan kebijakan luar negeri AS yang semakin proaktif di kawasan ini.

Baca Juga: MBG Jadi Motor Ekonomi Desa: Dari Gizi Anak Hingga Swasembada Pangan Lokal

Dalam konteks ini, Indonesia memainkan peran penting sebagai mitra netral yang menjembatani kepentingan strategis di kawasan.

Sebelumnya, Menhan Prabowo Subianto juga menegaskan pentingnya peningkatan interoperabilitas dan pertukaran teknologi pertahanan dengan mitra strategis, termasuk Amerika Serikat.

Tahun ini, Indonesia dan AS telah melaksanakan sejumlah latihan gabungan seperti “Garuda Shield” dan memperluas kerja sama intelijen, pelatihan militer, serta modernisasi alutsista.

Baca Juga: Serangan Balik Gaza Tewaskan Tentara Israel, 3 Lainnya Luka Parah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X