JAKARTA, METROSELEBES.COM - Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen kuatnya untuk memutus rantai kemiskinan di Indonesia melalui konsep sekolah berasrama khusus yang kini sedang dirancang dan dikerjakan.
Konsep ini menargetkan anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan akses pendidikan berkualitas dalam lingkungan yang terstruktur, sehat, dan mendukung pengembangan karakter.
Program sekolah berasrama ini bukan hanya sekadar infrastruktur pendidikan, namun mencakup pendekatan holistik yang melibatkan pemenuhan kebutuhan dasar anak-anak secara menyeluruh—mulai dari makan, tempat tinggal, hingga pengasuhan dan pembinaan mental.
Baca Juga: Trump Sebut Energi Terbarukan Tak Stabil, Data Justru Tunjukkan Texas Makin Andal dan Murah
Ini adalah langkah berani dari Prabowo untuk memastikan bahwa pendidikan tidak lagi menjadi hak istimewa, melainkan hak dasar bagi setiap anak Indonesia, khususnya mereka yang selama ini terpinggirkan secara ekonomi.
Langkah konkret ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo yang ingin menciptakan masa depan cerah bagi generasi muda Indonesia.
Dalam unggahan akun Instagram @prasetyo_hadi28, Prabowo menegaskan bahwa “ini konsepnya sedang dikerjakan,” sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menjalankan program tersebut.
Baca Juga: Jenazah Dibawa dengan Motor, Pengabdian Terakhir Ariel Sharon Menembus Jalan Terjal Pinembani
Dukungan terhadap program ini juga diperkuat dengan berbagai studi yang menunjukkan bahwa pendidikan berbasis asrama memiliki dampak positif terhadap peningkatan prestasi belajar dan pembentukan karakter siswa, terutama di negara-negara berkembang.
Laporan dari UNICEF tahun 2022 menunjukkan bahwa pendekatan boarding school untuk anak dari komunitas rentan terbukti mampu meningkatkan angka partisipasi sekolah dan menurunkan angka putus sekolah hingga 30%.
Melalui tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak pada rakyat, Presiden Prabowo optimis masa depan anak-anak Indonesia dapat diarahkan ke jalur yang lebih baik.
Baca Juga: Pernah Akui Jadi Pemeran Video Syur, Lisa Mariana Kini Dipanggil Polda Jabar
Ini adalah bagian dari transformasi besar yang diusung pemerintah demi menciptakan generasi unggul dan berdaya saing tinggi di kancah global.***
Artikel Terkait
Gubernur Anwar Hafid: Integritas ASN Adalah Fondasi Utama Cegah Korupsi
Yusril Klarifikasi Isu Gibran Akan Berkantor di Papua: Tidak Benar, Hanya Badan Khususnya Saja
Automaker Bergegas Dorong Penjualan Mobil Listrik Jelang Berakhirnya Insentif Pajak AS Senilai $7.500
BYD Ungguli Tesla? Mobil Listriknya Dijamin Aman Saat Parkir Otomatis
Ledakkan Ekonomi Desa! 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Ditarget Serap 2 Juta Tenaga Kerja
Wanita Lompat Dari Lantai 19 Kalibata City Gegerkan Warga, Polisi: Kaget Temukan Orang Tak Dikenal di Kamar
Pernah Akui Jadi Pemeran Video Syur, Lisa Mariana Kini Dipanggil Polda Jabar
Tesla Siap Ekspansi Layanan Robotaksi ke San Francisco, Tunggu Lampu Hijau Regulasi
Jenazah Dibawa dengan Motor, Pengabdian Terakhir Ariel Sharon Menembus Jalan Terjal Pinembani
Trump Sebut Energi Terbarukan Tak Stabil, Data Justru Tunjukkan Texas Makin Andal dan Murah