Menkop Budi Arie Dorong Koperasi Kawal Gizi Nasional Lewat Perpres MBG

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Jumat, 27 Juni 2025 | 10:26 WIB
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa koperasi harus menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah difinalisasi dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres). (Instagram kemenkop)
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa koperasi harus menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah difinalisasi dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres). (Instagram kemenkop)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa koperasi harus menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah difinalisasi dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres).

Pernyataan ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Jakarta, Kamis (26/06/2025), yang membahas tata kelola penyelenggaraan MBG secara nasional.

Dalam Rakortas yang juga dihadiri oleh Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus, Menkop Budi Arie menyampaikan optimisme bahwa Perpres MBG akan membuka ruang selebar-lebarnya bagi koperasi untuk terlibat langsung dalam penyediaan pangan bergizi, khususnya bagi masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Tulang Punggung Program Makan Bergizi Gratis

“Dengan Perpres ini, kita ingin koperasi bukan hanya sebagai pelengkap, tapi sebagai pelaksana utama dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat lewat makan bergizi gratis,” ujar Budi Arie.

Mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2025 Diktum 7 Nomor 15, program MBG merupakan langkah konkret pemerintah dalam menekan angka stunting dan kekurangan gizi.

Menkop menegaskan bahwa pelaksanaan program ini akan mengandalkan kekuatan lokal melalui Kopdes/Kel Merah Putih yang sudah terbukti aktif dalam pengembangan pangan berbasis komunitas desa.

Baca Juga: Aksi Merespon Peringatan Dini Jadi Garda Depan Kesiapsiagaan Nasional

Kemenkop juga mendorong agar setiap daerah membentuk Satgas MBG guna memperkuat koordinasi dan pengawasan implementasi program, serta menjamin distribusi bahan pangan yang merata dan sesuai standar gizi.

Sebagai catatan, data BKKBN tahun 2024 menunjukkan prevalensi stunting nasional masih berada di angka 21,6%, jauh dari target 14% pada tahun 2026.

Program MBG diharapkan menjadi salah satu instrumen strategis untuk mencapai target tersebut, sekaligus memberdayakan koperasi sebagai aktor ekonomi rakyat.

Baca Juga: Pemerintah Genjot Skema Pembiayaan Rumah Lewat KUR, Ini Strateginya!

Kementerian Koperasi pun terus mendorong sinergi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan, agar distribusi makanan bergizi ini dapat menyasar sekolah-sekolah dan pusat layanan anak usia dini secara rutin dan terstandar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X