JAKARTA, METROSELEBES.COM – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa koperasi harus menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah difinalisasi dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres).
Pernyataan ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Jakarta, Kamis (26/06/2025), yang membahas tata kelola penyelenggaraan MBG secara nasional.
Dalam Rakortas yang juga dihadiri oleh Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus, Menkop Budi Arie menyampaikan optimisme bahwa Perpres MBG akan membuka ruang selebar-lebarnya bagi koperasi untuk terlibat langsung dalam penyediaan pangan bergizi, khususnya bagi masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Tulang Punggung Program Makan Bergizi Gratis
“Dengan Perpres ini, kita ingin koperasi bukan hanya sebagai pelengkap, tapi sebagai pelaksana utama dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat lewat makan bergizi gratis,” ujar Budi Arie.
Mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2025 Diktum 7 Nomor 15, program MBG merupakan langkah konkret pemerintah dalam menekan angka stunting dan kekurangan gizi.
Menkop menegaskan bahwa pelaksanaan program ini akan mengandalkan kekuatan lokal melalui Kopdes/Kel Merah Putih yang sudah terbukti aktif dalam pengembangan pangan berbasis komunitas desa.
Baca Juga: Aksi Merespon Peringatan Dini Jadi Garda Depan Kesiapsiagaan Nasional
Kemenkop juga mendorong agar setiap daerah membentuk Satgas MBG guna memperkuat koordinasi dan pengawasan implementasi program, serta menjamin distribusi bahan pangan yang merata dan sesuai standar gizi.
Sebagai catatan, data BKKBN tahun 2024 menunjukkan prevalensi stunting nasional masih berada di angka 21,6%, jauh dari target 14% pada tahun 2026.
Program MBG diharapkan menjadi salah satu instrumen strategis untuk mencapai target tersebut, sekaligus memberdayakan koperasi sebagai aktor ekonomi rakyat.
Baca Juga: Pemerintah Genjot Skema Pembiayaan Rumah Lewat KUR, Ini Strateginya!
Kementerian Koperasi pun terus mendorong sinergi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan, agar distribusi makanan bergizi ini dapat menyasar sekolah-sekolah dan pusat layanan anak usia dini secara rutin dan terstandar.
Artikel Terkait
MK Pisahkan Pemilu Nasional-Daerah: Strategi Baru Demi Demokrasi Berkualitas
Ekosistem Mandiri, Solusi Baru Pemerintah Atasi Ketergantungan Bantuan
MK Akhiri “Pemilu 5 Kotak”: Nasional dan Lokal Resmi Terpisah Mulai 2029
Kilmar Abrego Akan Diadili dan Dideportasi Lagi, Tapi Bukan ke El Salvador
Era Baru Ketegangan Global: Dari Asia Selatan hingga Timur Tengah, Dunia di Ambang Eskalasi Militer
The Fed Hawkish? Tiga Investasi Populer Ini Bisa Jadi Perdagangan Paling Menyakitkan di Pasar
Mandiri Group Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah, FLPP Siap Tampung 25 Ribu Pegawai
Pemerintah Genjot Skema Pembiayaan Rumah Lewat KUR, Ini Strateginya!
Aksi Merespon Peringatan Dini Jadi Garda Depan Kesiapsiagaan Nasional
Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Tulang Punggung Program Makan Bergizi Gratis