Langkah Cepat Swasembada: Prabowo Siapkan Indonesia Jadi Eksportir Beras dan Jagung

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Sabtu, 21 Juni 2025 | 20:04 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pencapaian luar biasa Indonesia dalam sektor pangan. (Instagram zul.hasan)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pencapaian luar biasa Indonesia dalam sektor pangan. (Instagram zul.hasan)

 

SAINT PETERSBURG, RUSIA – METROSELEBES.COM –
Dalam forum ekonomi internasional SPIEF 2025 di Rusia, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pencapaian luar biasa Indonesia dalam sektor pangan.

Salah satu sorotan utama adalah keberhasilan langkah cepat swasembada beras hanya dalam kurun waktu 7 bulan, yang disebut sebagai peningkatan tertinggi sepanjang sejarah dengan lonjakan produksi hingga 50 persen.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo dalam pertemuan bilateral antara Indonesia dan Federasi Rusia, di mana ia menjelaskan bahwa Indonesia saat ini tidak hanya berhasil memenuhi kebutuhan beras dalam negeri, tetapi juga menargetkan menjadi eksportir beras dan jagung dalam waktu dekat.

Baca Juga: Indonesia Bawa Pulang Diplomasi Strategis dari Rusia: Perkuat Posisi Global di Tengah Dinamika Geopolitik

“Kami membuktikan bahwa Indonesia bisa bangkit dalam waktu singkat. Dalam tujuh bulan saja, produksi beras naik signifikan hingga 50 persen.

Ini pertama kalinya dalam sejarah pertanian kita,” ujar Prabowo di hadapan forum internasional.

Langkah ini sejalan dengan prioritas utama pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, yakni memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan juga menegaskan bahwa kerja keras dan kesungguhan semua pihak menjadi kunci dari pencapaian ini.

Baca Juga: Waspadai Penipuan Berkedok Transmigrasi IKN 2025!

zulhas optimis bahwa dengan konsistensi, Indonesia akan mampu menempatkan diri sebagai pemain utama dalam ekspor beras dan jagung di Asia Tenggara.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa produksi beras Indonesia per Mei 2025 mencapai lebih dari 18 juta ton, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, berdasarkan laporan dari Kementerian Pertanian, cadangan jagung nasional juga meningkat 35 persen, menjadikan Indonesia dalam posisi surplus komoditas pangan utama.

Baca Juga: Wamen Dikdasmen Pastikan SPMB Surabaya 2025 Berjalan Transparan dan Tanpa Diskriminasi

Keberhasilan ini mendapatkan perhatian dari komunitas internasional dalam forum SPIEF 2025, yang juga menjadi kesempatan Indonesia untuk menjajaki kerjasama perdagangan dan teknologi pertanian dengan negara-negara Eropa Timur dan Asia Tengah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X