JAKARTA, METROSELEBES.COM – Penebalan bansos resmi diumumkan! Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan bahwa penyaluran tambahan bantuan sosial (bansos) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) akan dimulai pada Juni 2025.
Kebijakan ini bertujuan memperkuat daya beli keluarga di tengah ketidakpastian ekonomi yang masih membayangi masyarakat lapisan bawah.
Dalam konferensi pers yang digelar Selasa (18/06), Gus Ipul menyampaikan bahwa proses penyaluran bansos akan dilakukan dalam waktu dekat.
Baca Juga: Indonesia Tekankan Diplomasi Kemandirian dan Perdamaian Global di Forum Ekonomi Rusia
Pemerintah saat ini masih menyelesaikan koordinasi teknis lanjutan dengan bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yang menjadi mitra resmi dalam proses distribusi bansos.
“Ini adalah bagian dari langkah afirmatif pemerintah untuk melindungi masyarakat miskin dan rentan dari tekanan harga pangan dan kebutuhan pokok,” ungkap Gus Ipul.
Kebijakan penebalan bansos ini menjadi bagian dari respon Kementerian Sosial terhadap berbagai laporan dan data terbaru yang menunjukkan meningkatnya kebutuhan bantuan pangan masyarakat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), indeks harga konsumen (IHK) pada Mei 2025 naik sebesar 0,22 persen, dipicu oleh kenaikan harga bahan pangan strategis seperti beras, gula, dan daging ayam.
Sebelumnya, BPNT disalurkan dalam bentuk saldo senilai Rp200.000 per bulan. Dengan penebalan ini, jumlah bantuan bisa meningkat hingga 50 persen, tergantung pada kebijakan teknis yang akan diumumkan resmi oleh Kemensos setelah koordinasi selesai dilakukan.
Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjadikan perlindungan sosial sebagai instrumen utama dalam menstabilkan konsumsi rumah tangga dan menjaga ekonomi nasional dari potensi perlambatan.
Baca Juga: Ledakan Mainan Anak Indonesia: Ekspor Rp11 Miliar Guncang Pasar Amerika!
Kemensos juga mengimbau masyarakat untuk memantau informasi resmi dan tidak mudah percaya pada oknum yang menjanjikan bantuan dengan imbalan tertentu.
Artikel Terkait
Diplomasi Didesak, Sementara Trump Pertimbangkan Aksi Militer di Tengah Perang Udara Iran-Israel
Rusia Gaet Indonesia Bangun Proyek Nuklir, Prabowo Dilirik Putin untuk Kolaborasi Strategis
NFA-KPK Pacu SPI 2025, Perkuat Budaya Antikorupsi Lewat Tata Kelola Transparan
Musdesus Jadi Motor Demokrasi Ekonomi, Koperasi Desa Lahir dari Kesepakatan Rakyat
Ribuan Warga Turun Tangan, Akurasi Data Bansos Melesat Berkat Aplikasi Cek Bansos
Koperasi Desa Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi: Wamenkop Dorong Kolaborasi dengan Politeknik Harapan Bersama
Kopersi Desa Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi Nasional, Menkop Dorong Kolaborasi Akademisi dan Mahasiswa
Ledakan Mainan Anak Indonesia: Ekspor Rp11 Miliar Guncang Pasar Amerika!
KAPTI-Agraria 2025–2028 Dikukuhkan, Nusron Wahid: “Kritik dari Alumni Penting untuk Inovasi Layanan ATR/BPN”
Indonesia Tekankan Diplomasi Kemandirian dan Perdamaian Global di Forum Ekonomi Rusia