JAKARTA METROSELEBES.COM - Industri mainan Indonesia kembali membuat gebrakan dengan merambah pasar global. PT Royal Regent Indonesia sukses mengekspor enam kontainer mainan ke Amerika Serikat, dengan nilai fantastis sebesar Rp11 miliar.
Berita ini membawa angin segar bagi perkembangan industri mainan lokal yang makin mendunia.
Ekspor ini terdiri dari berbagai produk seperti kursi mainan, baju boneka, hingga traktor mini.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa kualitas mainan karya anak bangsa tak perlu diragukan lagi dan siap berkompetisi di tingkat internasional.
Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian, nilai ekspor mainan Indonesia terus tumbuh signifikan.
Pada tahun 2024, nilai ekspor mainan nasional diproyeksikan menembus angka USD 610 juta (setara dengan Rp9,9 triliun), naik 13,8% dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka ini menjadikan Indonesia sebagai pemain kunci di kawasan ASEAN dalam industri mainan.
Saat ini, sektor mainan juga menjadi salah satu lapangan kerja terbesar dengan lebih dari 37.000 tenaga kerja dan 204 unit usaha aktif.
Tak hanya itu, angka ini selaras dengan tren positif pertumbuhan global industri mainan, yang menurut Grand View Research, nilai pasarnya diprediksi tumbuh hingga USD 120 miliar pada tahun 2025.
Ledakan ekspor ini menggarisbawahi peran penting Indonesia dalam rantai pasok mainan dunia, sekaligus memperkokoh reputasi bahwa karya anak bangsa memang guncang pasar global dengan kualitas dan daya saing tinggi.***
Artikel Terkait
Trump Akan Putuskan Arah Keterlibatan AS dalam Perang Israel-Iran dalam Dua Minggu
Netanyahu Tegaskan Israel Tak Targetkan Rezim Iran, Tapi Siap Lumpuhkan Nuklir
Dari Teras Rumah ke Era Digital: UMKM Desa Kini Tampil dengan Strategi Jualan Modern
Diplomasi Didesak, Sementara Trump Pertimbangkan Aksi Militer di Tengah Perang Udara Iran-Israel
Rusia Gaet Indonesia Bangun Proyek Nuklir, Prabowo Dilirik Putin untuk Kolaborasi Strategis
NFA-KPK Pacu SPI 2025, Perkuat Budaya Antikorupsi Lewat Tata Kelola Transparan
Musdesus Jadi Motor Demokrasi Ekonomi, Koperasi Desa Lahir dari Kesepakatan Rakyat
Ribuan Warga Turun Tangan, Akurasi Data Bansos Melesat Berkat Aplikasi Cek Bansos
Koperasi Desa Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi: Wamenkop Dorong Kolaborasi dengan Politeknik Harapan Bersama
Kopersi Desa Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi Nasional, Menkop Dorong Kolaborasi Akademisi dan Mahasiswa