JAKARTA, METROSELEBES.COM - Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, bersama Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Darmawan, beserta jajaran, menghadiri Pengukuhan Pengurus Pusat (PP) KAPTI–Agraria untuk periode 2025–2028 yang digelar di Jakarta, Jumat (20/06/2025).
Pada acara tersebut, Nusron Wahid menekankan bahwa kritik dari KAPTI–Agraria sangat diperlukan guna mendorong inovasi dan perbaikan pelayanan pertanahan bagi masyarakat Indonesia.
“KAPTI–Agraria dapat menjadi mitra strategis bagi Kementerian ATR/BPN dalam memberikan masukan dan kritik yang konstruktif.
Tujuannya tidak lain untuk mempercepat pelayanan dan mempermudah berbagai urusan pertanahan bagi masyarakat,” kata Nusron Wahid.
Baca Juga: Ledakan Mainan Anak Indonesia: Ekspor Rp11 Miliar Guncang Pasar Amerika!
KAPTI–Agraria sendiri merupakan wadah bagi para alumni pendidikan tinggi agraria yang berperan aktif dalam pengembangan kebijakan pertanahan dan tata ruang.
Dukungan dari alumni ini sangat signifikan, mengingat kebutuhan akan tenaga ahli pertanahan terus tumbuh seiring dengan laju pembangunan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat Indonesia yang terus meningkat.
Berdasarkan data Kementerian ATR/BPN tahun 2024, jumlah pendaftaran tanah yang berhasil disertifikatkan telah melebihi angka 100 juta bidang, dari total target 126 juta bidang hingga tahun 2025.
Angka ini terus tumbuh dan menjadi bukti nyata dari kerja keras jajaran kementerian bersama mitra terkait.
Pengukuhan ini juga menjadi momentum bagi KAPTI–Agraria untuk memperluas jejaring kerja, memperkaya diskusi terkait tata ruang dan pertanahan, serta berkontribusi aktif dalam mendorong pelayanan pertanahan yang lebih efisien, transparan, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.***
Artikel Terkait
Netanyahu Tegaskan Israel Tak Targetkan Rezim Iran, Tapi Siap Lumpuhkan Nuklir
Dari Teras Rumah ke Era Digital: UMKM Desa Kini Tampil dengan Strategi Jualan Modern
Diplomasi Didesak, Sementara Trump Pertimbangkan Aksi Militer di Tengah Perang Udara Iran-Israel
Rusia Gaet Indonesia Bangun Proyek Nuklir, Prabowo Dilirik Putin untuk Kolaborasi Strategis
NFA-KPK Pacu SPI 2025, Perkuat Budaya Antikorupsi Lewat Tata Kelola Transparan
Musdesus Jadi Motor Demokrasi Ekonomi, Koperasi Desa Lahir dari Kesepakatan Rakyat
Ribuan Warga Turun Tangan, Akurasi Data Bansos Melesat Berkat Aplikasi Cek Bansos
Koperasi Desa Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi: Wamenkop Dorong Kolaborasi dengan Politeknik Harapan Bersama
Kopersi Desa Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi Nasional, Menkop Dorong Kolaborasi Akademisi dan Mahasiswa
Ledakan Mainan Anak Indonesia: Ekspor Rp11 Miliar Guncang Pasar Amerika!