Dua Bulan Kebut Pangan! 183 Juta Kilogram Beras Digelontorkan untuk Bantu Rakyat

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Jumat, 13 Juni 2025 | 14:58 WIB
183 juta kilogram beras ini merupakan bagian dari program stimulus ekonomi nasional yang telah mendapatkan persetujuan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. (Instagram badanpangannasional)
183 juta kilogram beras ini merupakan bagian dari program stimulus ekonomi nasional yang telah mendapatkan persetujuan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. (Instagram badanpangannasional)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (NFA) resmi menggelontorkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram per keluarga kepada 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama dua bulan ke depan.

Bantuan sebesar total 183 juta kilogram beras ini merupakan bagian dari program stimulus ekonomi nasional yang telah mendapatkan persetujuan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Program bantuan ini bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog dan telah dianggarkan melalui Kementerian Keuangan sebesar Rp 16,6 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa stok beras yang dimiliki pemerintah sangat mencukupi.

Baca Juga: Diskon Transportasi Jadi Stimulus Ekonomi, Erick Thohir Pastikan Kebijakan Pro-Rakyat Segera Berjalan

"Kita memang sudah punya cadangan yang disimpan Bulog, sekarang baru dikeluarkan untuk dua bulan," tegasnya.

Distribusi bantuan pangan beras ini diprioritaskan untuk wilayah-wilayah yang sangat membutuhkan, khususnya kawasan Indonesia Timur, berdasarkan hasil verifikasi lapangan dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) terhadap 16,5 juta dari total 18,3 juta KPM.

Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi, menyampaikan bahwa pendekatan distribusi dilakukan dengan strategi "one shoot" agar lebih efisien dan tepat sasaran.

"Program ini menyasar daerah-daerah yang memang perlu seperti Indonesia Timur. Paling bagus one shoot supaya lebih efisien," ujar Arief dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kemenko Pangan, Kamis (12/6/2025).

Baca Juga: Bahlil Akui Tak Pernah Dilibatkan Dalam Rencana Diskon Listrik, Sindir Sri Mulyani Soal Pembatalan Stimulus

Sebagai bagian dari komitmen pemerintah, kualitas beras yang dibagikan akan diawasi secara ketat. Pemerintah bersama Bulog memastikan tidak ada komplain dari masyarakat terkait mutu bantuan pangan ini.

Kualitas beras yang diterima KPM harus sesuai standar agar tetap layak konsumsi.

Langkah percepatan bantuan pangan ini dinilai krusial, mengingat meningkatnya tekanan ekonomi di berbagai daerah pascapandemi dan potensi ancaman El Nino yang dapat mempengaruhi produktivitas pangan nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X