Menurut pengamat kebijakan publik, Prof. Eko Prasojo dari UI, keberhasilan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh “pembenahan ASN sebagai aktor utama pembangunan.”
Eko juga menyatakan bahwa birokrasi yang kolaboratif dan berbasis data akan mempercepat pencapaian target-target pembangunan jangka panjang nasional.
Baca Juga: Indonesia Bangun Pusat Data Raksasa, Dorong Kedaulatan Digital Nasional
Dengan pelantikan ini, Kemendagri mengirimkan sinyal kuat bahwa reformasi birokrasi akan terus berjalan, dengan ASN sebagai ujung tombak perubahan yang siap menghadapi tantangan global dan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks.***
Artikel Terkait
Menkes Minta MK Tolak Gugatan IDI, Tegaskan UU Kesehatan Tak Langgar Konstitusi
Menteri Trenggono Desak Kemenkeu Cairkan Rp2 Triliun untuk Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih
OJK Soroti Dana Kelolaan Danantara yang Besar, Tekankan Pentingnya Kredibilitas dalam Kepemilikan Saham Bank BUMN
Bahlil Akui Tak Pernah Dilibatkan Dalam Rencana Diskon Listrik, Sindir Sri Mulyani Soal Pembatalan Stimulus
Sufmi Dasco Tepis Isu PDIP Merapat ke Kabinet Usai Pertemuan Prabowo–Megawati
Ray Dalio Tepis Isu Mundur dari Danantara, Tegaskan Masih Jadi Penasihat Presiden Prabowo
Seskab Tegaskan Tidak Ada Pergantian Kapolri, Jenderal Listyo Masih Aktif Dampingi Presiden Prabowo
Menaker Yassierli Kunjungi Sulteng, Tinjau Komoditas Unggulan dan Serahkan Hewan Kurban di Sigi
100 Sekolah Rakyat Siap Dibuka, Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan untuk Anak Termiskin
APDESI Apresiasi Langkah Menkop Budi Arie dalam Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih