JAKARTA, METROSELEBES.COM - Museum Marketing kini bukan hanya milik negara maju. Untuk pertama kalinya, Museum Marketing kelas dunia hadir di Indonesia, tepatnya melalui kolaborasi antara Philip Kotler, tokoh marketing dunia, dan Hermawan Kartajaya, pakar pemasaran asal Indonesia.
Museum ini diberi nama Philip Kotler Museum of Marketing with Hermawan Kartajaya.
Museum ini menjadi simbol kuat bagaimana Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Bank Mandiri dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) tak hanya sebagai penyedia layanan, tetapi juga pelopor inovasi digital dan keberlanjutan, yang kini menjadi studi internasional.
Baca Juga: Operasi Cap Tikus: Polisi Bongkar Pabrik Miras Ilegal di Hutan Sula
Kata "Marketing" dalam judul bukan hanya mewakili promosi, tapi juga refleksi strategi dan transformasi digital menyeluruh dari sektor publik Indonesia.
Bank Mandiri menampilkan inovasi melalui platform digital seperti Livin’ dan Kopra, serta menerapkan prinsip keberlanjutan (ESG) lewat program Mandiri-DNA (M-DNA) yang kini jadi studi marketing kontemporer.
Sementara KAI menghadirkan terobosan dalam bentuk e-ticketing, pelacak jejak karbon, dan face recognition, memudahkan perjalanan masyarakat dari desa ke kota.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan “Jangan Mencuri dari Rakyat”: Seruan Tegas untuk Pemimpin Bangsa
Mengutip data dari Kementerian BUMN, sektor transportasi dan perbankan menjadi penyumbang utama transformasi layanan publik di era digital.
Menurut McKinsey & Company (2022), transformasi digital di sektor publik Asia Tenggara telah menaikkan efisiensi layanan hingga 45%, dan Indonesia menjadi salah satu contoh terbaik berkat inisiatif dari BUMN.
Museum ini juga bukan sekadar ruang pamer, melainkan ruang edukasi bagi UMKM, generasi muda, hingga komunitas kreatif. Dengan kehadiran museum ini, Indonesia membuktikan diri bukan hanya sebagai konsumen teknologi, tetapi pencipta dan pelaku inovasi global.
Baca Juga: Menteri Pariwisata Tanamkan Spirit Bangga Melayani Bangsa kepada 285 CPNS Baru
“Museum ini akan menjadi ruang belajar global,” ungkap Hermawan Kartajaya dalam acara peresmian, “karena kisah sukses transformasi BUMN Indonesia patut menjadi bahan studi dunia.”
Artikel Terkait
Breaking News: Mantan Sekprov Sulteng Gumyadi Meninggal Dunia
Istana Angkat Bicara Soal Isu Reshuffle Kabinet, Tegaskan Hak Prerogatif Presiden
Fahri Hamzah Tegaskan Rumah Subsidi Minimal Tipe 36: Sesuai Standar Layak Huni dan SDGs
Menkes Budi Gunadi: Kasus Covid-19 Naik Lagi, Tapi Bukan Varian Mematikan
Kemendikdasmen Menuai Apresiasi Nasional: Bukti Nyata Komitmen RAMAH dan Reformasi Birokrasi
Sekolah Rakyat Jadi Solusi Akses Pendidikan Anak Marjinal: M. Qodari Tinjau Langsung Sarana di STIS
Presiden Baru Korea Selatan, Lee Jae-myung, Janji Selamatkan Demokrasi dan Ekonomi dari Jurang Krisis
Menteri Pariwisata Tanamkan Spirit Bangga Melayani Bangsa kepada 285 CPNS Baru
Prabowo Tegaskan “Jangan Mencuri dari Rakyat”: Seruan Tegas untuk Pemimpin Bangsa
Operasi Cap Tikus: Polisi Bongkar Pabrik Miras Ilegal di Hutan Sula