Museum Marketing Kelas Dunia Lahir di Indonesia: Inovasi BUMN Jadi Sorotan Global

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Rabu, 4 Juni 2025 | 13:01 WIB
Museum Marketing kini bukan hanya milik negara maju. Untuk pertama kalinya, Museum Marketing kelas dunia hadir di Indonesia, tepatnya melalui kolaborasi antara Philip Kotler, tokoh marketing dunia, dan Hermawan Kartajaya, pakar pemasaran asal Indonesia. (Instagram kementerianbumn)
Museum Marketing kini bukan hanya milik negara maju. Untuk pertama kalinya, Museum Marketing kelas dunia hadir di Indonesia, tepatnya melalui kolaborasi antara Philip Kotler, tokoh marketing dunia, dan Hermawan Kartajaya, pakar pemasaran asal Indonesia. (Instagram kementerianbumn)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM - Museum Marketing kini bukan hanya milik negara maju. Untuk pertama kalinya, Museum Marketing kelas dunia hadir di Indonesia, tepatnya melalui kolaborasi antara Philip Kotler, tokoh marketing dunia, dan Hermawan Kartajaya, pakar pemasaran asal Indonesia.

Museum ini diberi nama Philip Kotler Museum of Marketing with Hermawan Kartajaya.

Museum ini menjadi simbol kuat bagaimana Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Bank Mandiri dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) tak hanya sebagai penyedia layanan, tetapi juga pelopor inovasi digital dan keberlanjutan, yang kini menjadi studi internasional.

Baca Juga: Operasi Cap Tikus: Polisi Bongkar Pabrik Miras Ilegal di Hutan Sula

Kata "Marketing" dalam judul bukan hanya mewakili promosi, tapi juga refleksi strategi dan transformasi digital menyeluruh dari sektor publik Indonesia.

Bank Mandiri menampilkan inovasi melalui platform digital seperti Livin’ dan Kopra, serta menerapkan prinsip keberlanjutan (ESG) lewat program Mandiri-DNA (M-DNA) yang kini jadi studi marketing kontemporer.

Sementara KAI menghadirkan terobosan dalam bentuk e-ticketing, pelacak jejak karbon, dan face recognition, memudahkan perjalanan masyarakat dari desa ke kota.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan “Jangan Mencuri dari Rakyat”: Seruan Tegas untuk Pemimpin Bangsa

Mengutip data dari Kementerian BUMN, sektor transportasi dan perbankan menjadi penyumbang utama transformasi layanan publik di era digital.

Menurut McKinsey & Company (2022), transformasi digital di sektor publik Asia Tenggara telah menaikkan efisiensi layanan hingga 45%, dan Indonesia menjadi salah satu contoh terbaik berkat inisiatif dari BUMN.

Museum ini juga bukan sekadar ruang pamer, melainkan ruang edukasi bagi UMKM, generasi muda, hingga komunitas kreatif. Dengan kehadiran museum ini, Indonesia membuktikan diri bukan hanya sebagai konsumen teknologi, tetapi pencipta dan pelaku inovasi global.

Baca Juga: Menteri Pariwisata Tanamkan Spirit Bangga Melayani Bangsa kepada 285 CPNS Baru

“Museum ini akan menjadi ruang belajar global,” ungkap Hermawan Kartajaya dalam acara peresmian, “karena kisah sukses transformasi BUMN Indonesia patut menjadi bahan studi dunia.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X