Menurut analis pertanian dari INDEF, Dr. Fitriani, kebijakan ini bisa menjadi awal transformasi jika diikuti dengan pembinaan teknologi pengolahan pascapanen dan akses pasar yang lebih luas bagi petani.
“Tanpa itu, penghentian impor hanya akan jadi solusi sesaat,” katanya.
Baca Juga: Investasi atau Intervensi? Apa Makna Sebenarnya Kesepakatan Indonesia-Prancis?
Pemerintah juga diminta untuk mempercepat pembangunan pabrik pengolahan singkong lokal agar hasil panen petani bisa terserap optimal dan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Ledakan Dahsyat Guncang Gaomi: Pabrik Kimia Meledak, Warga Trauma
Mimpi Betis, Ambisi Chelsea: Siapa yang Akan Angkat Trofi di Wrocław? Berikut Prediksi Skor di Final Nanti .
Harmoni Global: Indonesia-Prancis Kukuhkan Kemitraan Strategis Menuju 100 Tahun Diplomasi
Operasi Minyak Terhenti Akibat Kebakaran Hutan Tak Terkendali di Alberta
China Kirim Bomber H-6 ke Pulau Sengketa, Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Investasi atau Intervensi? Apa Makna Sebenarnya Kesepakatan Indonesia-Prancis?
Trio Mahakarya UEFA! Chelsea Jadi Klub Pertama Raih Semua Gelar Kompetisi
Jutaan Keluarga Akan Terima Bansos Tepat Sasaran, Ini Strategi Baru Pemerintah di 2025
16,5 Juta Keluarga Dapat Kucuran Bansos 2025, Pemerintah Gunakan Sistem Canggih DTSEN
Koperasi Merah Putih Digadang Jadi Benteng Ekonomi Rakyat di Tengah Gempuran Kapitalisme