CALGARY,METROSELEBES.COM- Kebakaran hutan hebat yang melanda Provinsi Alberta, Kanada, telah menyebabkan gangguan serius terhadap operasi minyak dan gas serta memaksa evakuasi massal penduduk dari kota kecil Swan Hills. Seperti dikutip dari Reuters pada Selasa, (27/05/2025).
Kebakaran yang dilaporkan oleh Alberta Wildfire mencakup area seluas sekitar 1.600 hektare dan saat ini masih berada dalam kondisi tak terkendali. Api berkobar sekitar 7 kilometer di utara Swan Hills, sebuah kota di bagian utara Alberta yang berpenduduk sekitar 1.200 jiwa. Pada Senin malam, seluruh warga kota diperintahkan untuk segera meninggalkan rumah mereka dan menuju pusat evakuasi di kota Whitecourt, yang berjarak sekitar 50 menit perjalanan ke selatan.
Perusahaan energi Aspenleaf Energy, yang memiliki sumur minyak dan gas di wilayah tersebut, mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi staf lapangan dan menghentikan sementara operasinya. Akibatnya, sekitar 4.000 barel setara minyak per hari (boepd) dari produksinya terpaksa dihentikan. CEO Aspenleaf, Bryan Gould, menyatakan bahwa meskipun api masih berjarak sekitar 10 kilometer dari fasilitas perusahaan, keputusan penghentian operasi diambil sebagai langkah pencegahan yang bijaksana.
Baca Juga: Ledakan Dahsyat Guncang Gaomi: Pabrik Kimia Meledak, Warga Trauma
Sementara itu, Canadian Natural Resources, produsen minyak dan gas terbesar di Kanada, juga memiliki operasi di wilayah Swan Hills. Namun hingga berita ini diturunkan, perusahaan tersebut belum memberikan komentar resmi terkait dampak kebakaran terhadap operasi mereka.
Tak hanya di Swan Hills, kebakaran lain yang lebih kecil namun juga tak terkendali dengan luas sekitar 390 hektare terdeteksi di Yellowhead County, wilayah barat Alberta. Kedua kebakaran ini menjadi yang pertama berskala besar di musim semi tahun ini, setelah tahun lalu Alberta mencatat salah satu musim kebakaran paling merusak dalam sejarah, terutama akibat kobaran api yang melanda kota wisata Jasper di Pegunungan Rocky Kanada.
Baca Juga: Wali Kota Palu Lantik Pengurus DPD LASQI 2025–2030, Ketua TP-PKK Dikukuhkan Sebagai Ketua
Kebakaran hutan telah menjadi ancaman rutin bagi sektor energi di Kanada. Pada Mei 2023, lebih dari 100 kebakaran di Alberta memaksa perusahaan-perusahaan minyak dan gas menghentikan produksi hingga 319.000 boepd, atau sekitar 3,7% dari total produksi nasional. Pada tahun 2016, kebakaran besar juga memaksa evakuasi ribuan pekerja tambang minyak di Fort McMurray, dengan dampak pada produksi yang mencapai satu juta barel per hari.
Baca Juga: Dua Sosok Strategis Resmi Dilantik, Erick Thohir Perkuat Arah Baru Tata Kelola BUMN
Dengan meningkatnya suhu global dan musim kering yang lebih panjang, para ahli memperkirakan bahwa kejadian seperti ini akan semakin sering terjadi, menimbulkan tantangan besar bagi industri energi dan keselamatan publik di Kanada.
Artikel Terkait
Dua Sosok Strategis Resmi Dilantik, Erick Thohir Perkuat Arah Baru Tata Kelola BUMN
Proyek Raksasa Industri Indonesia–Tiongkok: Batang dan Bintan Menuju Status Global
Wali Kota Palu Lantik Pengurus DPD LASQI 2025–2030, Ketua TP-PKK Dikukuhkan Sebagai Ketua
Brimob Sulteng Bersihkan Sekolah di Desa Wombo Pascabanjir, Layanan Madago Respon Siaga 24 Jam
Presiden Macron Tiba di Jakarta, Sebut Indonesia Mitra Strategis dan Tak Sabar Bertemu Presiden Prabowo
Beckham Putra Ceritakan Pengalaman Hadapi Pemain China Jelang Laga Timnas di GBK
Kejati Sulteng Gelar Pra Musrenbang 2025, Soroti Efisiensi Anggaran dan Penguatan Kinerja Satker
Ledakan Dahsyat Guncang Gaomi: Pabrik Kimia Meledak, Warga Trauma
Mimpi Betis, Ambisi Chelsea: Siapa yang Akan Angkat Trofi di Wrocław? Berikut Prediksi Skor di Final Nanti .
Harmoni Global: Indonesia-Prancis Kukuhkan Kemitraan Strategis Menuju 100 Tahun Diplomasi