JAKARTA, METROSELEBES.COM – Wacana pembentukan Koperasi Merah Putih kian menguat seiring disosialisasikannya inisiatif tersebut di berbagai daerah atas dasar instruksi langsung Presiden.
Gagasan ini diyakini menjadi langkah strategis dalam membangun ketahanan ekonomi rakyat dari derasnya arus kapitalisme global yang makin dominan.
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menjelaskan bahwa koperasi ini tidak hanya akan menjadi wadah ekonomi alternatif, tapi juga dijadikan ujung tombak pemerataan kesejahteraan.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih Jadi Ujung Tombak Distribusi Subsidi
“Struktur organisasi koperasi ini akan diperkuat dengan adanya Dewan Pengawas dan pembiayaan dari anggaran Pemerintah Pusat,” ujarnya.
Meski sosialisasi telah berjalan, Cucun menyebut bahwa realisasi anggaran Koperasi Merah Putih masih belum terlihat jelas.
Namun dalam perencanaan, koperasi ini akan mencakup pembiayaan tidak hanya operasional, tetapi juga mencakup program kesejahteraan seperti subsidi LPG, bantuan beras, hingga distribusi bantuan sosial lainnya.
Baca Juga: ASN Kementerian Koperasi Resmi Bertugas: Langkah Awal Menuju Birokrasi Profesional dan Inovatif
Langkah ini juga sejalan dengan semangat menghidupkan kembali peran koperasi yang sempat terpinggirkan akibat dominasi model ekonomi kapitalistik.
Koperasi Merah Putih diproyeksikan menjadi instrumen penguatan ekonomi berbasis gotong royong dan partisipasi masyarakat.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM (2023), jumlah koperasi aktif di Indonesia tercatat lebih dari 127 ribu, namun hanya sekitar 50% yang masih benar-benar berfungsi secara efektif.
Baca Juga: Revisi UU Koperasi Jadi Sorotan: DPR Dorong Transformasi Besar Dunia Perkoperasian Nasional
Dari sisi kontribusi terhadap PDB, koperasi masih menyumbang di bawah 5%. Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan mampu mengangkat performa sektor ini dan menjadikannya pemain utama dalam ekonomi nasional.
Artikel Terkait
Langkah Mudah Mendirikan Koperasi Merah Putih di Desa/Kelurahan: Ini Tahapannya!
8 Kesalahan Umum dalam Pengelolaan Koperasi Desa yang Harus Dihindari
Koperasi Merah Putih Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Desa 2025"
Darmadi Durianto Semprot Budi Arie: Model Bisnis Koperasi Merah Putih Dinilai Kosong dan Tak Masuk Akal
Menteri Budi Arie Jawab Kritik Soal Koperasi Merah Putih: 'Ini Monopoli Rakyat, Bukan Oligarki
Ini Perbedaan Bumdes Dan Koperasi Desa Merah Putih Serta Sumber Dananya..!
Revisi UU Koperasi Jadi Sorotan: DPR Dorong Transformasi Besar Dunia Perkoperasian Nasional
Revisi UU Koperasi Jadi Sorotan: DPR Dorong Transformasi Besar Dunia Perkoperasian Nasional
ASN Kementerian Koperasi Resmi Bertugas: Langkah Awal Menuju Birokrasi Profesional dan Inovatif
Koperasi Merah Putih Jadi Ujung Tombak Distribusi Subsidi