Koperasi Merah Putih Digadang Jadi Benteng Ekonomi Rakyat di Tengah Gempuran Kapitalisme

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Kamis, 29 Mei 2025 | 05:19 WIB
Wacana pembentukan Koperasi Merah Putih kian menguat seiring disosialisasikannya inisiatif tersebut di berbagai daerah atas dasar instruksi langsung Presiden. (Instagram dpr_ri)
Wacana pembentukan Koperasi Merah Putih kian menguat seiring disosialisasikannya inisiatif tersebut di berbagai daerah atas dasar instruksi langsung Presiden. (Instagram dpr_ri)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Wacana pembentukan Koperasi Merah Putih kian menguat seiring disosialisasikannya inisiatif tersebut di berbagai daerah atas dasar instruksi langsung Presiden.

Gagasan ini diyakini menjadi langkah strategis dalam membangun ketahanan ekonomi rakyat dari derasnya arus kapitalisme global yang makin dominan.

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menjelaskan bahwa koperasi ini tidak hanya akan menjadi wadah ekonomi alternatif, tapi juga dijadikan ujung tombak pemerataan kesejahteraan.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih Jadi Ujung Tombak Distribusi Subsidi

Struktur organisasi koperasi ini akan diperkuat dengan adanya Dewan Pengawas dan pembiayaan dari anggaran Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Meski sosialisasi telah berjalan, Cucun menyebut bahwa realisasi anggaran Koperasi Merah Putih masih belum terlihat jelas.

Namun dalam perencanaan, koperasi ini akan mencakup pembiayaan tidak hanya operasional, tetapi juga mencakup program kesejahteraan seperti subsidi LPG, bantuan beras, hingga distribusi bantuan sosial lainnya.

Baca Juga: ASN Kementerian Koperasi Resmi Bertugas: Langkah Awal Menuju Birokrasi Profesional dan Inovatif

Langkah ini juga sejalan dengan semangat menghidupkan kembali peran koperasi yang sempat terpinggirkan akibat dominasi model ekonomi kapitalistik.

Koperasi Merah Putih diproyeksikan menjadi instrumen penguatan ekonomi berbasis gotong royong dan partisipasi masyarakat.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM (2023), jumlah koperasi aktif di Indonesia tercatat lebih dari 127 ribu, namun hanya sekitar 50% yang masih benar-benar berfungsi secara efektif.

Baca Juga: Revisi UU Koperasi Jadi Sorotan: DPR Dorong Transformasi Besar Dunia Perkoperasian Nasional

Dari sisi kontribusi terhadap PDB, koperasi masih menyumbang di bawah 5%. Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan mampu mengangkat performa sektor ini dan menjadikannya pemain utama dalam ekonomi nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X