Darmadi Durianto Semprot Budi Arie: Model Bisnis Koperasi Merah Putih Dinilai Kosong dan Tak Masuk Akal

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Senin, 26 Mei 2025 | 18:09 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto, melontarkan kritik pedas terhadap Menteri Komunikasi dan Informatika sekaligus penggagas Koperasi Merah Putih, Budi Arie Setiadi. (Instagram dpr_ri)
Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto, melontarkan kritik pedas terhadap Menteri Komunikasi dan Informatika sekaligus penggagas Koperasi Merah Putih, Budi Arie Setiadi. (Instagram dpr_ri)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM — Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto, melontarkan kritik pedas terhadap Menteri Koperasi Indonesia sekaligus penggagas Koperasi Merah Putih, Budi Arie Setiadi.

Kritik itu disampaikan dalam rapat kerja Komisi VI DPR, di mana Darmadi mempertanyakan kejelasan model bisnis dari koperasi yang sempat digadang-gadang akan menyasar 80.000 unit koperasi di seluruh Indonesia.

Darmadi menilai, pernyataan Budi Arie yang menyebut koperasi ini bisa menghasilkan keuntungan miliaran rupiah hanyalah ilusi dan tidak berdasar.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Desa 2025

“Business modelnya nggak ada. Bapak datang dengan 1 miliar, tapi model bisnisnya nggak jelas.

Bapak mau yakinkan siapa? Nggak bisa begitu,” tegas Darmadi.

Darmadi juga menyoroti bahwa klaim-klaim fantastis seperti target 80 ribu koperasi dan potensi keuntungan Rp1 miliar hingga Rp5 miliar per koperasi hanya sebatas “omong kosong” belaka.

Darmadi bahkan menyarankan agar Budi Arie membaca kembali teori-teori tentang business model, karena apa yang disampaikan bukanlah konsep model bisnis yang riil.

Baca Juga: Pembentukan Koperasi Lewat Musdessus Ditarget Rampung Akhir Mei 2025

“Coba, Bapak baca teori-teori buku tentang business model.

Bukan isinya cuma jenis gerai-gerai. Bukan begitu, Pak. Kalau Bapak masuk ke wilayah bisnis tanpa diferensiasi, itu bukan revolusi, tapi perang harga,” katanya.

Lebih jauh, Darmadi mengkritik logika monopoli yang digunakan sebagai dasar perhitungan keuntungan koperasi.

“Apalagi Bapak ngomong di berita bahwa produk ini bisa untung Rp1 miliar lewat monopoli.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X