Rekor Sejarah! Pemerintahan Prabowo Salurkan 53.874 Rumah FLPP di Kuartal I, Kuota Naik Jadi 350.000 Unit

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Jumat, 23 Mei 2025 | 20:15 WIB
Pemerintahan Prabowo, lewat Menteri PKP Maruarar Sirait, harus memikul suara para korban Meikarta yang menanti kejelasan dan penyelesaian kasus ini.  (Foto: Dok. Humas PKP)
Pemerintahan Prabowo, lewat Menteri PKP Maruarar Sirait, harus memikul suara para korban Meikarta yang menanti kejelasan dan penyelesaian kasus ini. (Foto: Dok. Humas PKP)

PALU, METROSELEBES.COM – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencetak sejarah baru dalam sektor pembiayaan rumah subsidi.

Sepanjang kuartal pertama tahun 2025, penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai 53.874 unit rumah.

Capaian tersebut melonjak tajam, bahkan menembus rekor nasional sejak program ini pertama kali diluncurkan.

Baca Juga: KORPRI Usulkan Batas Usia Pensiun ASN Diperpanjang, Jabatan Fungsional Utama Bisa Sampai Usia Begini..!

Lebih mencengangkan lagi, pemerintah menetapkan target nasional FLPP sebesar 350.000 unit rumah untuk tahun berjalan. Ini merupakan kuota tertinggi sepanjang sejarah program subsidi KPR bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Lompatan Monumental di Era Prabowo

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyebut capaian ini sebagai lompatan monumental.

Maruarar Sirait mengapresiasi semua pihak yang telah berperan dalam mempercepat penyaluran subsidi perumahan, khususnya jajaran BP Tapera.

Baca Juga: Jokowi Tanggapi Hasil Penyelidikan Ijazah: Ya Memang Asli

“Capaian FLPP ini merupakan yang paling besar sepanjang sejarah negara Indonesia, khususnya pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Maruarar saat kunjungan kerja ke Kantor BP Tapera di Jakarta, Selasa, 20 Mei 2025.

Ia menambahkan bahwa kuota FLPP tahun ini naik signifikan dari sebelumnya 220.000 unit menjadi 350.000 unit. Menurutnya, peningkatan ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintahan Prabowo memiliki komitmen kuat terhadap kesejahteraan rakyat.

Jawaban Atas Narasi Pesimisme

Dalam pernyataannya, Maruarar juga menyinggung maraknya narasi pesimisme terhadap masa depan Indonesia di media sosial. Ia menyebut keberhasilan sektor perumahan sebagai jawaban yang faktual.

Baca Juga: Kopdes Mandiri: Kembangkan Usaha Sesuai Potensi Daerah, Tak Lagi Tunggu Komando Pusat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X