JAKARTA, METROSELEBES.COM – Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia menerima kunjungan Delegasi National Defence College (NDC) Nigeria dalam rangka studi komparatif pengembangan sektor UMKM.
Delegasi yang dipimpin oleh Professor Adam Ahmad, Provost of the National Defence College, terdiri atas 15 orang termasuk perwakilan Kedutaan Besar Nigeria dan Direktorat Urusan Afrika.
Baca Juga: Danantara Akan Masuk Proyek Energi, Menteri Bahlil Pastikan Porsi Investasi Akan Diatur ESDM
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Koperasi dan UKM, Sudaryano Lamangkona, S.Sos., M.Si., mewakili Menteri Koperasi dan UKM.
Kunjungan ini bertujuan untuk memahami strategi Indonesia dalam pembinaan UMKM agar dapat diadopsi di Nigeria.
“Indonesia dinilai memiliki banyak kesamaan geografis dengan Nigeria, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam berbasis pertanian, perkebunan, dan kelautan. Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi NDC dalam memilih Indonesia sebagai negara tujuan kunjungan,” ujar Professor Adam Ahmad dalam sambutannya.
Baca Juga: Aplikasi Peduli Lindungi Disusupi Judi Online, Komdigi Resmi Blokir Akses
Walaupun NDC merupakan lembaga pendidikan pertahanan, peserta kunjungan juga berasal dari negara sahabat seperti Zimbabwe, Brasil, dan Nepal.
Mereka menilai Indonesia berhasil mendorong UMKM menembus pasar global, bahkan mencapai nilai ekspor hingga miliaran dolar AS.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan terbuka. Kedua belah pihak saling bertukar informasi mengenai strategi pelatihan, akses modal, sertifikasi, serta peluang kerja sama pasar antara Indonesia dan Nigeria.
Nigeria sendiri dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan pasar untuk produk UMKM Indonesia, khususnya makanan olahan, kriya, fesyen, dan alas kaki.
Usai pertemuan, para delegasi diajak mengunjungi paviliun produk UMKM dari berbagai provinsi di Indonesia.
Mereka mengungkapkan kekaguman terhadap keberagaman dan kualitas produk yang ditampilkan, khususnya produk fesyen berbasis budaya lokal seperti batik.
Artikel Terkait
Dua Gaya Atasi Kenakalan Remaja: Dedi Mulyadi Kirim ke Barak TNI, Pramono Gelar Manggarai Bersholawat
BYD Unggul di Teknologi Smart Driving, Siap Geser Tesla?
Kejagung Tangkap Bos Sritex Terkait Dugaan Korupsi Kredit Bank Rp3,6 Triliun
Harga Beras Melonjak, Menteri Pertanian Jepang Mundur: Pemerintahan Ishiba Kian Tertekan
Ledakan Peluang Kerja! Job Fair Kemnaker 2025 Buka Ribuan Lowongan Bergengsi
Koperasi Merah Putih: Sinergi Kemenkop dan KPK Demi Ekonomi Desa Transparan
Kemendesa PDTT Gelar Festival Bangun Desa 2025: Ajak Desa-Desa Tunjukkan Inovasi Terbaik
Rekor Baru! Pemerintahan Prabowo Salurkan 53.874 Rumah Subsidi Kuartal Pertama, Kuota FLPP 2025 Naik Jadi 350.000 Unit
Aplikasi Peduli Lindungi Disusupi Judi Online, Komdigi Resmi Blokir Akses
Danantara Akan Masuk Proyek Energi, Menteri Bahlil Pastikan Porsi Investasi Akan Diatur ESDM