Delegasi National Defence College Nigeria Pelajari Strategi Pengembangan UMKM Indonesia

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Kamis, 22 Mei 2025 | 12:24 WIB
Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Koperasi dan UKM, Sudaryano R. Lamangkona, S.Sos., M.Si menrima kunjungan Delegasi National Defence College (NDC) Nigeria.  (Foto : FB Sudaryano Lamangkona)
Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Koperasi dan UKM, Sudaryano R. Lamangkona, S.Sos., M.Si menrima kunjungan Delegasi National Defence College (NDC) Nigeria. (Foto : FB Sudaryano Lamangkona)

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia menerima kunjungan Delegasi National Defence College (NDC) Nigeria dalam rangka studi komparatif pengembangan sektor UMKM.

Delegasi yang dipimpin oleh Professor Adam Ahmad, Provost of the National Defence College, terdiri atas 15 orang termasuk perwakilan Kedutaan Besar Nigeria dan Direktorat Urusan Afrika.

Baca Juga: Danantara Akan Masuk Proyek Energi, Menteri Bahlil Pastikan Porsi Investasi Akan Diatur ESDM

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Koperasi dan UKM, Sudaryano Lamangkona, S.Sos., M.Si., mewakili Menteri Koperasi dan UKM.

Kunjungan ini bertujuan untuk memahami strategi Indonesia dalam pembinaan UMKM agar dapat diadopsi di Nigeria.

“Indonesia dinilai memiliki banyak kesamaan geografis dengan Nigeria, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam berbasis pertanian, perkebunan, dan kelautan. Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi NDC dalam memilih Indonesia sebagai negara tujuan kunjungan,” ujar Professor Adam Ahmad dalam sambutannya.

Baca Juga: Aplikasi Peduli Lindungi Disusupi Judi Online, Komdigi Resmi Blokir Akses

Walaupun NDC merupakan lembaga pendidikan pertahanan, peserta kunjungan juga berasal dari negara sahabat seperti Zimbabwe, Brasil, dan Nepal.

Mereka menilai Indonesia berhasil mendorong UMKM menembus pasar global, bahkan mencapai nilai ekspor hingga miliaran dolar AS.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan terbuka. Kedua belah pihak saling bertukar informasi mengenai strategi pelatihan, akses modal, sertifikasi, serta peluang kerja sama pasar antara Indonesia dan Nigeria.

Nigeria sendiri dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan pasar untuk produk UMKM Indonesia, khususnya makanan olahan, kriya, fesyen, dan alas kaki.

Baca Juga: Rekor Baru! Pemerintahan Prabowo Salurkan 53.874 Rumah Subsidi Kuartal Pertama, Kuota FLPP 2025 Naik Jadi 350.000 Unit

Usai pertemuan, para delegasi diajak mengunjungi paviliun produk UMKM dari berbagai provinsi di Indonesia.

Mereka mengungkapkan kekaguman terhadap keberagaman dan kualitas produk yang ditampilkan, khususnya produk fesyen berbasis budaya lokal seperti batik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X