Rekor Baru! Pemerintahan Prabowo Salurkan 53.874 Rumah Subsidi Kuartal Pertama, Kuota FLPP 2025 Naik Jadi 350.000 Unit

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Kamis, 22 Mei 2025 | 11:30 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait, menaikkan target kuota penyaluran FLPP ke 350.000 unit rumah di 2025.  (Foto: Dok. Sekretariat Presiden)
Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait, menaikkan target kuota penyaluran FLPP ke 350.000 unit rumah di 2025. (Foto: Dok. Sekretariat Presiden)

JAKARTA, METROSELEBES.COMPemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencetak rekor baru dalam sejarah program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Pada kuartal pertama tahun 2025, sebanyak 53.874 unit rumah subsidi berhasil disalurkan, meningkat lebih dari 1.100 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyebut pencapaian ini sebagai lompatan monumental yang menandai keseriusan pemerintah dalam mempercepat akses perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga: Kemendesa PDTT Gelar Festival Bangun Desa 2025: Ajak Desa-Desa Tunjukkan Inovasi Terbaik

“Ini adalah capaian FLPP terbesar dalam sejarah Indonesia, khususnya di bawah pemerintahan Presiden Prabowo. Tahun ini, kuota rumah subsidi melalui FLPP naik dari 220.000 menjadi 350.000 unit,” ujar Maruarar saat melakukan kunjungan kerja di Kantor BP Tapera, Menara Mandiri II, Jakarta, Selasa 20 Mei 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Maruarar juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran BP Tapera yang dinilai berhasil mempercepat realisasi program FLPP dalam waktu singkat.

“Saya berterima kasih kepada jajaran BP Tapera. Tanpa kerja keras mereka, capaian luar biasa ini tidak akan mungkin terwujud,” tegasnya.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih: Sinergi Kemenkop dan KPK Demi Ekonomi Desa Transparan

Ia pun menepis narasi pesimistis soal masa depan bangsa, dengan menegaskan bahwa data menunjukkan arah pembangunan Indonesia berada di jalur yang tepat.

“Kalau ada yang bilang masa depan Indonesia gelap, datanya mana? Industri perumahan kita justru melonjak drastis hanya dalam 3 bulan. Fakta ini harus dilawan dengan optimisme dan data valid,” ujar politisi yang akrab disapa Ara tersebut.

Tercatat, pada kuartal pertama 2024, penyaluran FLPP hanya berkisar 4.229 unit. Kini, angka itu melesat menjadi 53.874 unit—sebuah lonjakan lebih dari sebelas kali lipat dalam tempo satu tahun.

Baca Juga: Ledakan Peluang Kerja! Job Fair Kemnaker 2025 Buka Ribuan Lowongan Bergengsi

“Ini semua berkat dukungan penuh Presiden Prabowo, DPR, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, serta para pengembang dan perbankan. Kita semua satu barisan dalam mewujudkan Program 3 Juta Rumah,” kata Maruarar.

Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) adalah program subsidi pembiayaan rumah pertama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X