MADINAH, METROSELEBES.COM — Gelombang jemaah haji khusus Indonesia mulai mendarat di Tanah Suci. Pada Senin (13/5/2024), sebanyak 41 jemaah dari dua Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) konsorsium tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah.
Kedatangan ini menjadi sinyal awal dimulainya layanan haji khusus tahun 2024 yang langsung dikawal ketat oleh Pemerintah.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basir, menjelaskan bahwa tanggung jawab penyediaan layanan jemaah haji khusus ada di tangan PIHK, sementara Pemerintah bertugas memastikan hak-hak jemaah benar-benar terpenuhi.
“Berbeda dari jemaah haji reguler, layanan haji khusus tidak disiapkan oleh Pemerintah, melainkan oleh PIHK. Namun, kami akan mengawasi setiap detailnya, dari transportasi hingga hotel,” tegas Abdul Basir.
Baca Juga: Haji Khusus Dimulai, Pemerintah Kawal Ketat Layanan PIHK di Tanah Suci
Pengawasan ini mencakup aspek layanan sejak jemaah tiba di bandara, transportasi menuju akomodasi, fasilitas hotel di Madinah dan Makkah, hingga pelaksanaan puncak ibadah haji di Armuzna.
“Tiap unit layanan akan dicek, apakah bus memenuhi standar, apakah hotel sesuai kontrak, dan apakah pelayanan saat puncak ibadah memenuhi kewajiban,” tambahnya.
Haji khusus tahun ini mendapat jatah kuota sebanyak 17.680 orang, atau 8% dari total kuota nasional, sebagaimana tercantum dalam UU No. 8 Tahun 2018.
Menariknya, tidak seperti haji reguler, haji khusus tidak mengenal sistem gelombang, sehingga PIHK bebas menentukan waktu keberangkatan dan kepulangan para jemaah. Namun, pengawasan tetap dilakukan dari awal hingga akhir.
“Jadwal mereka fleksibel, tapi bukan berarti bebas dari pengawasan. Setiap pergerakan kami pantau,” ucap Basir.
Baca Juga: Lansia dan Jemaah Risti Tak Perlu Turun di Bir Ali, Pembimbing Ibadah Bantu Lafal Niat di Dalam Bis
Sementara itu, perkembangan kedatangan jemaah reguler menunjukkan volume yang terus meningkat.
Artikel Terkait
AS Longgarkan Tarif Impor dari China, E-Commerce Bernapas Lega
Pengungsi Kulit Putih dari Afrika Selatan Disambut di AS, Tuai Kontroversi
Trump Incar Triliunan Dolar di Teluk, Abaikan Isu Gaza dan Iran
Honda Tunda Proyek EV di Kanada, Laba Anjlok Akibat Tarif Trump
Harapan Baru Damai Rusia-Ukraina: Apakah Jalan Menuju Perdamaian Terbuka Kembali?
India Siapkan Balasan Dagang untuk AS, Pertimbangkan Pengenaan Bea Masuk Baru
Aktor Legendaris Gérard Depardieu Hadapi Putusan Hukum: Ujian Besar Dunia Perfilman Prancis
Pemuda Ditangkap Setelah Kebakaran di Rumah Lama Perdana Menteri Inggris
Lansia dan Jemaah Risti Tak Perlu Turun di Bir Ali, Pembimbing Ibadah Bantu Lafal Niat di Dalam Bis
Haji Khusus Dimulai, Pemerintah Kawal Ketat Layanan PIHK di Tanah Suci