Sementara itu, Washington secara resmi menolak keterlibatan dalam rencana pergantian rezim, namun kebijakan sanksi maksimum yang diperkuat sejak era Presiden Trump hingga kini menunjukkan tekanan yang senada.
Baca Juga: Tokyo Gas Pantau Konflik Iran-Israel, Siap Tambah Impor LNG dari AS
Pada 2023, laporan dari RAND Corporation menyebut bahwa perubahan internal di Iran akan lebih mungkin terjadi akibat kombinasi tekanan ekonomi dan disinformasi eksternal.
Isu bahwa Israel menargetkan perubahan rezim Iran bukanlah sekadar spekulasi, tetapi bagian dari strategi regional yang lebih luas.
Meskipun tidak diakui secara resmi, sejumlah indikator memperlihatkan upaya sistematis yang mengarah ke destabilisasi Iran dari dalam, sebagai cara mengurangi pengaruh negeri itu di kawasan yang semakin genting.***