internasional

Dua Malam Berturut-turut Rusuh di Ballymena: Polisi Diserang, Rumah Dibakar, Pemerintah Kutuk Kekerasan

Rabu, 11 Juni 2025 | 08:04 WIB
Polisi bersenjata dengan perlengkapan anti huru-hara berjaga selama malam kedua kerusuhan, di Ballymena, Irlandia Utara, 10 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS

BALLYMENA,IRLANDIA UTARA,METROSELEBES.COM-Ketegangan memuncak di kota Ballymena, Irlandia Utara, ketika ratusan perusuh bertopeng kembali melancarkan serangan brutal terhadap aparat keamanan dan membakar rumah serta kendaraan dalam malam kedua kerusuhan berturut-turut yang mengguncang kota kecil tersebut. Seperti dikutip dari Reuters pada Selasa (10/06/2025).

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Sekolah Graz: Mantan Siswa Tewaskan 10 Orang dan Bunuh Diri

Kerusuhan dipicu oleh protes atas dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan dua remaja laki-laki yang baru saja diadili atas tuduhan menyerang seorang remaja perempuan di Ballymena, wilayah County Antrim. Protes yang awalnya damai pada Senin malam berubah menjadi kekerasan yang menyasar warga dan fasilitas umum.

 

Polisi Hadapi Serangan Brutal. Kepolisian Irlandia Utara melaporkan terjadinya "kerusuhan serius" pada Selasa malam dan meminta warga untuk menjauhi daerah yang terdampak. Pasukan polisi bersenjata lengkap dan dilengkapi kendaraan lapis baja dikerahkan untuk mengendalikan situasi. Mereka membalas serangan dengan meriam air dan peluru karet setelah dihujani bom molotov, perancah logam, dan batu yang dikumpulkan perusuh dengan merobohkan tembok di sekitar lokasi.

Baca Juga: Sidang Pemakzulan Sara Duterte Dimulai: Masa Depan Politik Filipina di Titik Kritis

Seorang saksi mata dari Reuters menyebutkan bahwa satu rumah habis terbakar dan seorang petugas polisi terlihat muntah setelah keluar dari rumah lain yang sempat dicoba dibakar oleh perusuh. Suara sirene bergema sepanjang malam hingga lewat tengah malam, diselingi pemandangan mengerikan mobil yang dibakar dan terbalik dalam kobaran api.

 

Aksi Kekerasan Diduga Bermotif Rasial. Pada malam pertama kerusuhan, Senin, empat rumah dilaporkan rusak akibat kebakaran, sementara jendela dan pintu dari berbagai rumah serta tempat usaha dihancurkan. Polisi tengah menyelidiki insiden tersebut sebagai serangan kebencian bermotif rasial.

Baca Juga: Ancaman Kelaparan Membayangi Wilayah Selatan Khartoum, PBB Peringatkan Krisis Makin Parah

Kekerasan ini berawal dari aksi protes ratusan warga yang menuntut keadilan dalam kasus dugaan pelecehan. Dua remaja pelaku dihadirkan di pengadilan pada hari yang sama dengan bantuan penerjemah, menurut laporan media lokal.

 

Belasan Polisi Terluka, Pemerintah Kutuk Aksi Kekerasan. Akibat dari kekerasan yang terjadi pada Senin malam, sebanyak lima belas petugas polisi mengalami luka-luka, beberapa di antaranya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Meskipun pada hari Selasa juga terjadi blokade jalan oleh kelompok demonstran di Belfast, tidak dilaporkan adanya kerusuhan di wilayah lain Irlandia Utara yang dikelola oleh Inggris.

 

Halaman:

Tags

Terkini