Krisis Ekonomi dan Polarisasi Sosial. Di luar dinamika kekuasaan, pemilih juga menghadapi kenyataan pahit ekonomi yang memburuk sejak krisis politik meledak. Korea Selatan, yang sangat bergantung pada ekspor, terpukul oleh langkah-langkah proteksionis tak terduga dari Amerika Serikat, mitra dagang sekaligus sekutu keamanannya.
“Ekonomi semakin parah sejak 3 Desember, bukan hanya bagi saya tapi juga semua orang di sekitar saya,” kata Kim Kwang-ma, 81 tahun. “Kami sebagai bangsa semakin terpecah... Saya berharap kita bisa bersatu kembali demi kemajuan Korea.”
Isu Gender Terpinggirkan. Menariknya, untuk pertama kalinya dalam 18 tahun tidak ada kandidat perempuan dalam pemilu presiden. Isu kesetaraan gender pun nyaris tidak muncul dalam debat publik, berbeda dengan pemilu 2022 yang sarat perdebatan gender.
“Saya cukup kecewa karena tidak ada kandidat utama yang benar-benar memperhatikan isu perempuan atau kelompok minoritas,” ujar Kwon Seo-hyun, mahasiswa baru berusia 18 tahun yang ikut berdemonstrasi menentang Yoon.
Prediksi dan Proses Penghitungan. Jajak pendapat terakhir sebelum hari pencoblosan menunjukkan Lee unggul 14 poin atas Kim, dengan 49% dukungan publik menurut survei Gallup Korea. Namun, selisih ini telah menyempit sejak awal kampanye pada 12 Mei.
Baca Juga: Pemkot Palu Matangkan Persiapan Verifikasi Kota Layak Anak 2025
Pemungutan suara akan ditutup pada pukul 8 malam waktu setempat. Hasil exit poll dari tiga jaringan televisi besar akan dirilis segera setelahnya. Surat suara akan dihitung dengan mesin, kemudian diverifikasi secara manual oleh petugas untuk menjamin akurasi.
Belum jelas kapan hasil resmi akan diumumkan. Pada pemilu 2022, Lee mengakui kekalahannya dari Yoon sekitar pukul 3 pagi keesokan harinya, dalam pemilu paling ketat sepanjang sejarah Korea Selatan.
Baca Juga: Saham Asia Bangkit Perlahan, Dolar Tersandung Isu Tarif dan Utang AS
Komisi Pemilihan Nasional dijadwalkan mengesahkan hasil pada Rabu, dan pelantikan presiden terpilih akan berlangsung segera setelahnya tanpa masa transisi, karena kursi kepresidenan telah kosong sejak Yoon diberhentikan.