Sebagai bagian dari agendanya di Kanada, Raja Charles dan Ratu Camilla mengunjungi taman kota di Ottawa, berinteraksi dengan para seniman dan penjual lokal, serta akan turut serta dalam acara peluncuran demonstrasi hoki jalanan dan penanaman pohon. Puncak acara adalah saat Raja menyampaikan “pidato dari takhta” di Senat Kanada, membuka secara resmi sesi parlemen yang baru. Ini menjadi ketiga kalinya dalam sejarah seorang raja Inggris menyampaikan pidato langsung di parlemen Kanada.
Baca Juga: 25 Hari Operasi Pekat Tinombala, Polda Sulteng Tangkap 78 Pelaku dan Ungkap 27 Kasus Premanisme
"Penganugerahan kehormatan bersejarah ini mencerminkan pentingnya masa kini," ujar kantor Perdana Menteri dalam pernyataan resminya. "Ini menunjukkan kekuatan tradisi dan persahabatan yang terus hidup, vitalitas monarki konstitusional kita, dan identitas unik Kanada."
Menteri Identitas dan Budaya Kanada, Steven Guilbeault, menyebut kunjungan ini sebagai momen bersejarah. “Ini adalah peristiwa penting—yang menyatukan rakyat Kanada dalam perayaan sejarah, demokrasi, dan institusi yang kita junjung bersama,” katanya.
Baca Juga: Breaking News: Kodim 1307/Poso Malam Ini Dikabarkan Terbakar, Penyebab Kebakaran Belum Diketahui
Dengan iring-iringan kereta kuda kerajaan dan pengawalan 28 kuda, Raja Charles dan Ratu Camilla akan menuju Senat untuk menyampaikan pidato selama 25 menit yang ditulis oleh pemerintahan Carney, mengukuhkan kembali hubungan erat antara monarki Inggris dan Kanada di tengah tantangan geopolitik yang semakin kompleks.