internasional

Pasar Global Bergejolak: Nvidia Tutup Musim Laporan Keuangan di Tengah Ancaman Inflasi dan Volatilitas Obligasi

Senin, 26 Mei 2025 | 16:34 WIB
Chip semikonduktor terlihat pada papan sirkuit sebuah komputer dalam gambar ilustrasi yang diambil pada 25 Februari 2022. REUTERS/Florence Lo/Ilustrasi. Source FOTO: Reuters

 

Australia dan Selandia Baru juga menjadi pusat perhatian. Data inflasi Australia yang akan dirilis Rabu akan menguji ruang pelonggaran lebih lanjut setelah penurunan suku bunga Mei lalu. Sementara itu, Selandia Baru diperkirakan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin. Korea Selatan juga bersiap mengambil langkah serupa di tengah melambatnya ekonomi.

Baca Juga: Hong Kong Siap Tampung Mahasiswa Asing Usai Harvard Dilarang Terima Pelajar Internasional

 

Kekhawatiran inflasi juga membayangi kebijakan The Fed. Data Personal Consumption Expenditures (PCE) untuk April, indikator inflasi favorit The Fed, akan dirilis 30 Mei. Meski data harga konsumen dan produsen belum menunjukkan lonjakan, The Fed menegaskan bahwa risiko inflasi yang lebih tinggi tetap nyata, yang memupus harapan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

 

Eropa pun tak luput dari tekanan. Jerman dan Prancis dijadwalkan merilis data inflasi minggu ini, yang akan diikuti laporan kawasan euro pekan depan.

Baca Juga: Sejarah Baru! Inggris Cetak Rekor Enam Wakil di Liga Champions

 

Kekhawatiran terhadap beban utang AS yang besar membuat investor global mulai bersiap menghadapi volatilitas. Raksasa manajemen aset seperti JPMorgan dan Goldman Sachs mulai menambah lindung nilai untuk mengantisipasi guncangan di pasar obligasi dan saham AS.

 

Menariknya, dana yang mengalir ke bursa saham Eropa meningkat tajam. Hingga 16 Mei, dana ETF ekuitas Eropa menyerap 34 miliar euro, empat kali lipat dari aliran ke dana ekuitas AS. Ini merupakan pembalikan signifikan dibandingkan tahun lalu, di mana dana AS mendominasi pasar Eropa dengan rasio lebih dari 8:1.

Baca Juga: Reformasi Birokrasi Bermoral: Wajah Baru Kementerian Agama Menuju 2029

Kesimpulan: Dengan ketegangan yang meningkat di pasar utang, kebijakan moneter yang bergeser, dan laporan Nvidia yang berpotensi menjadi pemicu baru, minggu ini bisa menjadi momen penting dalam menentukan arah ekonomi global ke depan.

 

Halaman:

Tags

Terkini