JAKARTA, METROSELEBES.COM – Sebuah video yang menampilkan sembilan jemaah calon haji asal Indonesia duduk di lobi hotel dengan mengenakan pakaian ihram viral di media sosial.
Video itu disertai narasi bahwa para jemaah terlantar dan tidak didampingi petugas haji saat tiba di Makkah.
Dalam rekaman berdurasi singkat itu, terlihat para jemaah duduk bersama koper mereka di hotel 210 kawasan Syisyah, Makkah.
Baca Juga: 306 Koperasi Merah Putih Serentak Hadir, Jombang Catat Sejarah Baru
Video tersebut memicu kekhawatiran publik terkait pelayanan terhadap jemaah Indonesia selama ibadah haji.
Namun, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sektor 2, Ramlan, memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan informasi yang beredar.
Klarifikasi PPIH: Jemaah Tidak Terlantar, Semua Sudah Ditangani
Ramlan memastikan bahwa seluruh jemaah telah mendapatkan pelayanan sesuai prosedur. Ia menyatakan video yang beredar tidak merepresentasikan kejadian secara utuh.
Baca Juga: Enam Investor Suntik Rp3,65 Triliun ke IKN; Dari Kafe Hingga Hotel Bintang Lima, Ini Daftarnya..!
“Sembilan jemaah yang diinfokan terlantar, sebenarnya tertangani dengan baik. Video tersebut disampaikan sepotong-potong dan tidak menggambarkan secara menyeluruh peristiwa,” kata Ramlan di Makkah, Jumat, 23 Mei 2025, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama.
Menurut Ramlan, peristiwa itu terjadi pada 18 Mei 2025. Saat itu, sembilan jemaah tiba dari Madinah sekitar pukul 16.00 waktu Arab Saudi dan sempat diarahkan ke hotel 209.
Namun karena hotel tersebut belum mulai menerima jemaah, mereka dipindahkan ke hotel 210.
Proses Pemindahan Jemaah Sudah Sesuai SOP
Setelah dilakukan pengecekan, empat jemaah memang tercatat sebagai penghuni hotel 210. Sementara empat lainnya terdaftar di hotel lain di sektor 4, dan satu orang lagi di sektor 10.