Kremlin Buka Peluang Pertemuan Putin-Zelenskiy Jika Ada Kesepakatan Tertentu

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 17:56 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan anggota Organisasi Publik Nasional Delovaya Rossiya (Business Russia) dan para peserta Kongres serta Forum ke-20 organisasi tersebut melalui video konferensi. Source FOTO: REUTERS
Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan anggota Organisasi Publik Nasional Delovaya Rossiya (Business Russia) dan para peserta Kongres serta Forum ke-20 organisasi tersebut melalui video konferensi. Source FOTO: REUTERS

MOSKOW,METROSELEBES.COM— Kremlin menyatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin bersedia bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, namun pertemuan tersebut hanya akan terjadi jika sejumlah kesepakatan tertentu tercapai terlebih dahulu.

Baca Juga: PM Malaysia Bahas Penembakan MH17 dengan Presiden Rusia Putin

Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara Kremlin, Kamis (17/05/2025) Dmitry Peskov, pada Sabtu. Ia tidak merinci jenis kesepakatan yang dimaksud dari perspektif Rusia. Pertemuan langsung terakhir antara kedua pemimpin itu terjadi pada Desember 2019.

 

Sebelumnya, Presiden Zelenskiy telah menantang Putin untuk bertemu langsung di Turki pada pekan ini. Namun, alih-alih hadir, Putin mengutus tim yang terdiri dari para pembantu dan pejabat tinggi Rusia untuk menghadiri pertemuan bilateral tatap muka dengan delegasi Ukraina pada Jumat. Pertemuan ini menjadi yang pertama sejak Maret 2022.

 

Pihak Ukraina melaporkan bahwa mereka telah mengangkat isu kemungkinan pertemuan antara kedua presiden dalam pembicaraan tersebut.

Baca Juga: PM Malaysia Bahas Penembakan MH17 dengan Presiden Rusia Putin

Menurut Peskov, Kremlin memandang pertemuan antara Putin dan Zelenskiy sebagai hal yang mungkin dilakukan, namun hanya jika kedua pihak berhasil mencapai hasil konkret dalam bentuk kesepakatan tertulis.

 

“Yang terpenting bagi kami adalah siapa yang akan menandatangani dokumen tersebut dari pihak Ukraina,” ujar Peskov, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Baca Juga: Inggris Serukan Dialog Damai India-Pakistan dan Peringatkan Ancaman Krisis Air

Pernyataan itu merujuk pada keraguan Rusia terhadap legitimasi Zelenskiy, mengingat masa jabatan presiden hasil pemilu terakhir telah berakhir tahun lalu. Sementara itu, Ukraina masih memberlakukan hukum darurat militer di tengah upaya mempertahankan diri dari invasi Rusia, dan belum menetapkan jadwal pemilihan presiden baru.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuter

Tags

Rekomendasi

Terkini

X