Inti berita:
Taufik Hidayat, tersangka penganiayaan berat terhadap kekasihnya di Bandung, berhasil ditangkap setelah hampir dua pekan buron, sementara kondisi korban YTR terus membaik dalam perawatan medis.
METROSELEBES.com, BANDUNG – Pelarian Taufik Hidayat berakhir di tangan aparat kepolisian. Pria asal Nagreg, Kabupaten Bandung, yang menjadi tersangka kasus dugaan penganiayaan berat terhadap kekasihnya, YTR, akhirnya ditangkap di wilayah Majalaya pada Selasa (23/6/2026) malam.
Penangkapan tersebut menutup rangkaian pencarian yang berlangsung hampir dua pekan sejak Taufik masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) pada 12 Juni 2026. Kasus ini menjadi perhatian luas publik Jawa Barat karena kondisi korban yang ditemukan mengalami luka serius dan membutuhkan perawatan intensif.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, mengatakan pihaknya membentuk tim gabungan untuk melacak keberadaan tersangka. Penelusuran dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai dari aktivitas pekerjaan hingga jaringan pergaulan yang diduga berkaitan dengan pelaku.
Baca juga: Titik Dapur MBG Diduga Jadi Ladang Bisnis, Kejagung Ungkap Transaksi hingga Rp100 Juta per Lokasi
Menurut Rudi, penyidik juga mendalami sejumlah informasi terkait rekam jejak Taufik yang diketahui pernah bekerja sebagai penagih utang. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pencarian sekaligus melengkapi kebutuhan penyidikan.
Kasus ini pertama kali terungkap setelah kakak korban berinisial ASS melapor ke Polda Jawa Barat. Ia mengaku menerima kabar bahwa adiknya berada di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dalam kondisi terluka. Saat mendatangi rumah sakit, ASS mendapati korban mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuh.
Baca juga: Usai Bertemu Wapres, BEM FH UBK Diguncang Polemik Internal, Pengakuan Soal Uang Jadi Pemicu
Di tengah proses penyidikan yang masih berjalan, polisi juga terus mengumpulkan keterangan dan alat bukti untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa. Korban yang kini mulai pulih turut menjadi salah satu sumber penting dalam pendalaman kasus tersebut.
Sementara itu, Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSHS Bandung, Fitra Hergyana, menyebut kondisi YTR menunjukkan perkembangan positif. “Kondisi pasien saat ini sudah mengalami perbaikan. Alhamdulillah sudah bisa berbicara,” ujarnya. Tim medis saat ini masih melakukan penanganan lanjutan guna memulihkan kondisi korban secara menyeluruh.(*)
(Ade/Man)