Inti berita:
• Foto liburan Jessica Mila di Pulau Padar viral ketika pelaku pariwisata Labuan Bajo mengaku kelimpungan menghadapi komplain dan permintaan refund dari wisatawan akibat pembatasan pelayaran karena cuaca buruk.
• KSOP kemudian membuka kembali pelayaran dengan tetap memberlakukan protokol keselamatan dan kewenangan menunda pelayaran jika cuaca kembali tidak aman.
METROSELEBES.com, LABUAN BAJO – Foto liburan Jessica Mila bersama keluarga dan rombongan di Pulau Padar mendadak menjadi buah bibir ketika pelaku pariwisata Labuan Bajo justru sedang sibuk menghadapi keluhan wisatawan. Di tengah pembatasan pelayaran akibat cuaca buruk, sejumlah agen perjalanan mengaku harus berhadapan dengan permintaan refund dari tamu yang gagal menikmati sejumlah destinasi.
Sorotan bermula dari unggahan Instagram Story Jessica Mila yang memperlihatkan dirinya bersama sang suami, Yakup Hasibuan, serta sejumlah kerabat dan rombongan menikmati panorama Pulau Padar. Momen tersebut mencuri perhatian karena pada 7-10 Agustus 2026, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo menerapkan pembatasan pelayaran berdasarkan kondisi cuaca dan prakiraan BMKG.
Baca juga: Lima Posisi Strategis Maros Berganti, Kapolres Minta Pejabat Baru Tancap Gas Layani Warga
Bagi sebagian pelaku usaha wisata, persoalannya bukan sekadar soal siapa yang bisa atau tidak bisa berwisata. Mereka mengaku harus menjelaskan pembatalan perjalanan kepada wisatawan yang telah membayar paket perjalanan, tiket pesawat, dan akomodasi. Akun Threads @vincentrusmanto menyoroti sejumlah perusahaan travel menerima komplain setelah perjalanan menuju Pulau Padar dan kawasan Komodo tidak dapat dilaksanakan akibat surat pembatasan pelayaran. "Banyak perusahaan travel kewalahan menjelaskan alasan pembatalan," tulisnya.
Keluhan serupa disampaikan akun @by_feebyy yang menyebut pelaku wisata Labuan Bajo kini menghadapi tamu yang meminta pengembalian dana setelah beberapa destinasi ditutup karena cuaca buruk. Sementara akun @gi_djib menyoroti kondisi pelaku wisata yang harus mengurus refund dan meminta maaf kepada tamu, ketika pada saat bersamaan muncul foto wisatawan yang tetap dapat menikmati Pulau Padar.
Percakapan tersebut bahkan merembet ke kolom komentar Instagram KSOP Labuan Bajo. Salah satu akun, @firman_photogrphy, mempertanyakan kondisi yang dianggap membingungkan bagi pelaku usaha dan wisatawan. Ia menilai agen perjalanan sudah berulang kali menjelaskan aturan pembatasan kepada klien, tetapi kemudian muncul unggahan figur publik yang memperlihatkan aktivitas wisata di kawasan tersebut.
Di sisi lain, pembatasan pelayaran bukan berarti seluruh aktivitas laut ditutup secara permanen. KSOP Labuan Bajo pada Senin (10/8/2026) mengumumkan pelayaran menuju Taman Nasional Komodo dan sekitarnya kembali dibuka setelah mempertimbangkan prakiraan cuaca maritim BMKG serta hasil pemantauan kondisi laut dari pos darat. Meski demikian, nakhoda tetap diwajibkan memastikan kelaiklautan kapal, memantau cuaca, melakukan safety briefing, menghindari pelayaran malam serta area berbahaya, khususnya perairan Selat Sape bagian selatan.
Baca juga: Hati-Hati Salah Ketik Nominal COD, Wanita di Palembang Salah Transfer Rp93 Juta ke Rekening Kurir
KSOP juga menegaskan kewenangan syahbandar untuk menunda persetujuan berlayar sewaktu-waktu apabila kondisi cuaca kembali dinilai tidak aman. Dengan demikian, polemik foto liburan Jessica Mila bukan hanya menyangkut soal siapa yang dapat berwisata, tetapi juga memperlihatkan persoalan komunikasi dan persepsi keadilan di tengah kebijakan keselamatan pelayaran. Bagi pelaku wisata, kepastian informasi menjadi penting agar mereka dapat menjelaskan kondisi kepada wisatawan dan meminimalkan potensi kerugian ketika cuaca kembali memburuk. (*)
Artikel Terkait
37 Life Jacket Diamankan, Kasus KLM Nurul Salsa Kini Naik ke Tahap Penyidikan, Polisi Bersiap Tetapkan Tersangka
Bukan Sekadar Cuci Tangan, GERTAS KKN Unhas Bentuk Kebiasaan Sehat Siswa SD di Tellu Boccoe
Hati-Hati Salah Ketik Nominal COD, Wanita di Palembang Transfer Rp93 Juta ke Rekening Kurir
"Mangka Mi Ku Tobo": Ucapan Tersangka Saat Rekonstruksi Picu Amarah Keluarga Korban, Polisi Amankan Tiga Pelaku
Lima Posisi Strategis di Polres Maros Berganti, Kapolres Minta Pejabat Baru Tancap Gas Layani Warga