WADUH! Banyak Demostran Membakar Kantor Bupati Pohuwato, Propinsi Gorontalo, Serta Merusak Kantor DPRD ....

photo author
Hud Assagaf, Metro Selebes
- Kamis, 21 September 2023 | 21:51 WIB
Ilustrasi massa bakar gedung kantor Bupati  Pohuwato di Gorontalo usai melakukan unjuk rasa
Ilustrasi massa bakar gedung kantor Bupati Pohuwato di Gorontalo usai melakukan unjuk rasa

MetroSelebes - Setelah mengekspresikan ketidakpuasan mereka dengan membakar Kantor Bupati, sekelompok demonstran yang didominasi oleh laki-laki melanjutkan pergerakan mereka menuju Kantor DPRD, juga demonstran ini kemudian menghancurkan segala fasilitas yang ada di kantor tersebut.

Ribuan peserta aksi yang sebagian besar adalah penambang lokal mengadakan unjuk rasa di berbagai lokasi di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Diperkirakan ada sekitar dua ribu orang yang turut serta dalam aksi ini, dengan menyerbu berbagai fasilitas umum.

Baca Juga: AYO ! Manfaatkan Subsidi Dari Pemerintah Hingga 7 Juta Untuk Pembelian Motor Listrik Disepanjang Tahun 2023 !

Baca Juga: Honda Meluncurkan Skutik Terbaru: Honda sh160i 2024, Tidak Memakai Ranga eSaf , Karena Kasus Patah Rangka...

Aksi ini dimulai dengan penyerangan terhadap kantor perusahaan PT PHP, Kantor Bupati Pohuwato, Kantor DPRD, dan bahkan rumah dinas Bupati.

Kemarahan massa ini dipicu oleh ketidakmampuan mereka untuk bertemu dengan bupati, sehingga mereka akhirnya membakar Kantor Bupati Pohuwato.

Tindakan mereka mencakup pelemparan batu untuk memecahkan kaca, merusak kursi dan meja, serta merusak interior kantor.

Baca Juga: SAT SET KEMENTERIAN PUPR Bikin Rute Balikpapan – IKN Cuma 45 Menit

Baca Juga: 6 Rekomendasi HP dengan Konfigurasi Memori 8 GB per 256 GB yang Terjangkau Saat Ini, Cocok Yang Punya Dana....

Bahkan ruangan milik Ketua DPRD Pohuwato dan fasilitas lainnya juga menjadi sasaran dari amukan massa yang tengah melakukan aksi unjuk rasa ini.

Tidak berhenti di situ, setelah merusak kantor DPRD, massa bergerak menuju rumah dinas bupati dengan harapan bisa bertemu dengan pemimpin daerah tersebut.

Namun, mereka harus menghadapi kekecewaan karena tak bisa mendapatkan pertemuan dengan sang bupati.

Semoga aparat hukum bisa meredakan situasi dan menjadikan wilayah gorontalo menjadi aman dan terkendali.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hud Assagaf

Tags

Rekomendasi

Terkini

X