MetroSelebes - Setelah mengekspresikan ketidakpuasan mereka dengan membakar Kantor Bupati, sekelompok demonstran yang didominasi oleh laki-laki melanjutkan pergerakan mereka menuju Kantor DPRD, juga demonstran ini kemudian menghancurkan segala fasilitas yang ada di kantor tersebut.
Ribuan peserta aksi yang sebagian besar adalah penambang lokal mengadakan unjuk rasa di berbagai lokasi di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Diperkirakan ada sekitar dua ribu orang yang turut serta dalam aksi ini, dengan menyerbu berbagai fasilitas umum.
Aksi ini dimulai dengan penyerangan terhadap kantor perusahaan PT PHP, Kantor Bupati Pohuwato, Kantor DPRD, dan bahkan rumah dinas Bupati.
Kemarahan massa ini dipicu oleh ketidakmampuan mereka untuk bertemu dengan bupati, sehingga mereka akhirnya membakar Kantor Bupati Pohuwato.
Tindakan mereka mencakup pelemparan batu untuk memecahkan kaca, merusak kursi dan meja, serta merusak interior kantor.
Baca Juga: SAT SET KEMENTERIAN PUPR Bikin Rute Balikpapan – IKN Cuma 45 Menit
Bahkan ruangan milik Ketua DPRD Pohuwato dan fasilitas lainnya juga menjadi sasaran dari amukan massa yang tengah melakukan aksi unjuk rasa ini.
Tidak berhenti di situ, setelah merusak kantor DPRD, massa bergerak menuju rumah dinas bupati dengan harapan bisa bertemu dengan pemimpin daerah tersebut.
Namun, mereka harus menghadapi kekecewaan karena tak bisa mendapatkan pertemuan dengan sang bupati.
Semoga aparat hukum bisa meredakan situasi dan menjadikan wilayah gorontalo menjadi aman dan terkendali.***