Mesin Pemotong Rumput Telan Korban, Warga Luka Parah di Bagian Kaki Putus

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Senin, 28 Juli 2025 | 05:01 WIB
Insiden mengenaskan terjadi saat seorang warga sedang bekerja menggunakan mesin pemotong rumput. (Screenshoot vidio FB Ammy)
Insiden mengenaskan terjadi saat seorang warga sedang bekerja menggunakan mesin pemotong rumput. (Screenshoot vidio FB Ammy)

 

PALU – METROSELEBES.COM – Insiden mengenaskan terjadi saat seorang warga sedang bekerja menggunakan mesin pemotong rumput.

Dalam sebuah vidio beredar, kaki korban dilaporkan mengalami luka parah hingga putus akibat terkena mata pisau mesin.

Video yang diunggah akun Fasbook Ammy memperlihatkan momen saat potongan kaki korban dibungkus dalam plastik hitam dan berada di lantai ruang medis, sementara beberapa orang terlihat menangani situasi tersebut dengan serius.

Baca Juga: Amplop Kondangan Kena Pajak? DPR Soroti Strategi Pemerintah Alihkan Defisit ke Danantara

Tulisan dalam video memperingatkan: “Hati-hati untuk yang sering kerja potong rumput menggunakan mesin, yang menekankan bahwa kejadian tragis ini adalah peringatan keras bagi siapa saja yang bekerja menggunakan alat berat tanpa perlindungan keselamatan yang memadai.

Komentar dari warganet pun membanjiri unggahan tersebut. Salah satu akun bernama Andas Adam Maulana mengaku pernah mengalami insiden serupa, “Alhamdulillah cuma tulang retak, tidak langsung putus. Semoga bapaknya cepat sembuh yaa.

” Sementara itu, akun Jt Haris membagikan pengalaman lebih ekstrem, “Pernah juga kena, potongan pisau nancep di betis depan. Operasi sampai 1 tahun 4 bulan baru selesai.”

Baca Juga: Tesla Uji Coba Layanan Robotaksi Bergaya Sopir Pribadi di California, Masih dengan Pengemudi Manusia

Menurut data dari Kementerian Ketenagakerjaan, alat kerja seperti mesin potong rumput termasuk dalam kategori peralatan berisiko tinggi jika tidak digunakan dengan pelindung diri.

Dari 2023 hingga pertengahan 2024, tercatat lebih dari 250 kasus kecelakaan kerja akibat alat potong, dan sebagian besar terjadi karena kelalaian dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti sepatu safety, pelindung kaki, dan prosedur SOP yang tidak dijalankan.

Insiden ini kembali menegaskan pentingnya edukasi keselamatan kerja, khususnya bagi para pekerja informal di sektor pertanian dan taman.

Baca Juga: Peringati Hari Anak Nasional 2025, Ditlantas Polda Sulteng Edukasi Pelajar soal Safety Riding dan Driving

Pemerintah daerah dan dinas terkait diharapkan turut aktif menyosialisasikan bahaya penggunaan mesin tanpa prosedur keamanan, serta menyediakan pelatihan kerja aman berbasis risiko.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X