politik

Tunjangan Rumah DPR Hanya Berlaku Sementara, Publik Ramai Pertanyakan Keadilan

Rabu, 27 Agustus 2025 | 05:20 WIB
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan bahwa fasilitas ini diberikan dengan sistem cicilan hingga Oktober 2025, khusus untuk kebutuhan sewa rumah selama masa jabatan. (Instagram dpr_ri)

Angka itu disebut berasal dari pajak rakyat yang notabene masih menghadapi beban ekonomi, mulai dari harga kebutuhan pokok hingga kewajiban membayar berbagai jenis pajak.

Isu tunjangan rumah ini juga memunculkan perbandingan dengan fasilitas pejabat di masa lalu.

Saat ini, banyak pihak menilai bahwa di tengah kondisi masyarakat yang masih kesulitan, sebaiknya DPR menunjukkan empati dengan lebih transparan soal anggaran, termasuk pemangkasan fasilitas yang dinilai tidak terlalu mendesak.

Baca Juga: Ada TNI Saat Pengamanan Demo di DPR, Polri Tegaskan Sudah Sesuai SOP

Sebagai perbandingan, di sejumlah negara lain, fasilitas perumahan bagi anggota parlemen juga kerap menuai kritik. Misalnya di Inggris, skandal klaim biaya sewa rumah anggota parlemen sempat memicu perdebatan nasional dan berujung pada reformasi aturan tunjangan.

Dengan demikian, isu tunjangan rumah DPR RI ini bukan hanya soal teknis pemberian fasilitas, tetapi juga terkait dengan rasa keadilan publik.

Masyarakat menuntut agar kebijakan yang diambil DPR sejalan dengan kondisi rakyat, bukan justru menambah beban di tengah situasi ekonomi yang menantang.***

 

Halaman:

Tags

Terkini