Sebagaimana disampaikan dalam rapat tersebut, keterlibatan publik akan menjadi aspek penting, termasuk pembukaan kanal pengaduan dan masukan dari masyarakat luas.
Langkah Kementerian Kebudayaan ini menjadi tonggak penting untuk menyusun kembali sejarah bangsa yang selama ini ditulis secara sektoral dan kerap kali menyisakan narasi yang belum lengkap.
Kini, sejarah Indonesia akan dirangkai dalam satu kesatuan narasi besar yang inklusif dan kolaboratif.***