Dalam sesi diskusi, peserta juga menanyakan pengembangan produk berbasis spirulina dan pemanfaatan hasil uji antioksidan untuk mendukung penelitian berikutnya.
Melalui program Diaspora Berdampak 2026, SPs Unhas berharap pertukaran pengetahuan dengan ilmuwan diaspora dapat memperluas jejaring akademik dan mendorong kolaborasi riset untuk mendukung ketahanan pangan serta daya saing produk berbasis potensi Indonesia. (*)
(Ali/Mrt)
Artikel Terkait
Dua Profesor Jerman Kupas Tantangan AI hingga Hak Cipta di FH Unhas
Mendagri Terbitkan SK Pemberhentian Husniah Talenrang, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Plt Bupati Gowa
Diduga Gadai Saham JARR ke Bank Mandiri Terungkap saat Haji Isam Bidik BYAN
Febrie Adriansyah Buka Suara soal Mundur dari Jampidsus di Tengah Kasus yang Menjeratnya
Konser Andrea Bocelli di Borobudur Terancam Batal, MUI Desak Pemerintah Bertindak