BANDUNG, METROSELEBES.COM – Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali membuka pendaftaran seleksi mandiri tahun 2025 untuk calon mahasiswa program sarjana. Pendaftaran telah dibuka sejak 5 Mei dan akan ditutup pada 8 Juni 2025 mendatang.
Seleksi mandiri ini menjadi jalur alternatif bagi lulusan SMA, MA, SMK, atau sederajat yang belum lolos melalui jalur SNBP dan SNBT.
Namun, calon mahasiswa yang lolos jalur ini harus siap menanggung biaya pendidikan penuh tanpa subsidi dari pemerintah.
Persyaratan Seleksi Mandiri ITB 2025:
- Lulusan SMA/MA/SMK/sederajat semua jurusan dan kurikulum, atau lulusan Paket C, tahun ijazah 2023, 2024, atau 2025.
- Memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional).
- Tidak dinyatakan lulus SNBP/SNBT 2025.
- Memiliki dan mengunggah nilai rapor lengkap dari semester 1 sampai semester 5.
- Memiliki nilai UTBK 2025.
- Tidak pernah tercatat sebagai mahasiswa program sarjana ITB.
- Tidak diterima di program seleksi Sarjana-Internasional ITB tahun 2025.
Biaya Pendaftaran dan Pilihan Program Studi di ITB:
Calon pendaftar dapat memilih hingga empat program studi dalam seleksi ini. Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp 700.000, dan dilakukan melalui laman resmi: https://admission.itb.ac.id/info/sm-itb/
Rincian Biaya Kuliah Jalur Mandiri ITB 2025:
Uang Kuliah Tunggal (UKT) per Semester:
- FMIPA-M: Rp 500.000 – Rp 12,2 juta
- MBS: Rp 500.000 – Rp 14,5 juta
- Fakultas/Sekolah lainnya: Rp 500.000 – Rp 12,5 juta
Iuran Pengembangan Institusi (IPI):
Pembayaran IPI dapat dicicil hingga semester 6, dengan skema berikut:
- IPI 1: Iuran awal Rp 25 juta + iuran terakhir Rp 6 juta
- IPI 2: Iuran awal Rp 25 juta + iuran terakhir Rp 8 juta
- IPI 3: Iuran awal Rp 25 juta + iuran terakhir Rp 10 juta
- IPI 4: Iuran awal Rp 25 juta + iuran terakhir Rp 12 juta
ITB membuka peluang bagi siswa terbaik dari seluruh Indonesia untuk bersaing melalui jalur ini, dengan syarat administrasi yang jelas dan biaya yang harus dipertimbangkan matang. ***
Artikel Terkait
Mikroba di Mulut Bisa Jadi Biang Kerok Migrain dan Nyeri Kronis, Studi Ini Bikin Kaget
Ketika Parlemen Dunia Islam Bersatu: Ada Apa di Balik Pertemuan PUIC 2025 di Jakarta?
Tanggapi Penetapan Tersangka Mahasiswi Pembuat Meme Prabowo-Jokowi, Istana : Lebih Baik Dibina, Bukan Dihukum
Strategi Besar Sosial Bangsa Dimulai dari Sini: Fadli Zon Nahkodai HIPIIS 2024-2028
Istana Tegaskan Presiden Tak Pernah Laporkan Mahasiswi Pembuat Meme: Pembuat Ekspresi Harus Bertanggung Jawab
Sumpah Pemuda 2025 Akan Beda: Presiden Luncurkan 'Koperasi Desa Merah Putih', Apa Misinya?”
Orang Tua Mahasiswi ITB Pembuat Meme Prabowo-Jokowi Minta Maaf, Kampus Pastikan Beri Pendampingan Hukum
Amnesty Kecam Penangkapan Mahasiswi ITB Pembuat Meme Prabowo-Jokowi: Bentuk Represi Digital dan Langgar Putusan MK
Bukan Sekadar Pasar, Apa yang Disiapkan Pemerintah di Balik Rehabilitasi Terban Yogyakarta?
Terancam 12 Tahun Penjara, Mahasiswi ITB Pembuat Meme AI Prabowo-Jokowi Diduga Langgar UU ITE Soal Kesusilaan