Puncak ekspektasi datang ketika Barcelona menebus Dembélé dengan nilai €105 juta ditambah bonus, menjadikannya salah satu transfer termahal di dunia. Ia direkrut sebagai pengganti Neymar yang hijrah ke PSG. Namun, babak baru ini tidak langsung berjalan mulus. Dalam pertandingan awal musim, Dembélé menderita cedera hamstring yang membuatnya absen selama empat bulan. Cedera kambuhan menjadi momok dalam kariernya di Blaugrana.
Meski begitu, Dembélé tak pernah menyerah. Ia terus bangkit dari cedera demi cedera. Pada musim 2018/19, ia mulai menunjukkan kualitas aslinya. Gol-gol penting melawan PSV Eindhoven, Rayo Vallecano, dan terutama solo run spektakuler melawan Tottenham Hotspur membuatnya diganjar "UEFA Goal of the Week" dan pujian dari pelatih Ernesto Valverde.
Ujian Fisik dan Mental
Sayangnya, nasib buruk belum berpaling. Cedera serius pada awal musim 2019–20 membuatnya absen hingga akhir musim. Situasi semakin sulit saat dunia dihantam pandemi COVID-19. Namun lagi-lagi, Dembélé menunjukkan kekuatan mental yang luar biasa. Ia kembali pulih dan mulai bermain reguler pada musim-musim berikutnya.
Babak Baru Bersama PSG
Pada 2023, Dembélé kembali ke tanah kelahirannya dengan bergabung bersama Paris Saint-Germain. Kepindahan ini menjadi momentum kebangkitan dan pembuktian bahwa ia bukan lagi pemain yang identik dengan cedera, melainkan seorang profesional yang matang dan berpengalaman.
Di bawah asuhan pelatih baru PSG dan bersama rekan senegaranya seperti Kylian Mbappé, Dembélé kini memainkan peran penting dalam ambisi klub untuk meraih supremasi Eropa.
Baca Juga: Diam di Luar, Menggelegar di Dalam: Wajah Lain Mohamed Salah!!!
Kesimpulan: Lebih dari Sekadar Bakat