Turki Dihantam Gempa Dahsyat 2 Kali Hanya Dalam Hitungan Jam, Begini Dampaknya

photo author
Rismasari, Metro Selebes
- Senin, 6 Februari 2023 | 20:45 WIB
Gempa magnitudo 7,8 melanda Turki bagian selatan, Senin (6/2) pagi waktu setempat. (Picture Alliance)
Gempa magnitudo 7,8 melanda Turki bagian selatan, Senin (6/2) pagi waktu setempat. (Picture Alliance)

Petugas penyelamat dikerahkan di Turki dan Suriah untuk mengevakuasi korban dari reruntuhan bangunan.

Warga juga membantu mencari korban selamat di antara tumpukan puing bangunan.

Namun hujan salju yang lebat menghambat upaya evakuasi di beberapa bagian dengan jalan tertutup es dan salju.

Sementara Kepresidenan Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) mengoordinasikan operasi pencarian dan penyelamatan, lembaga internasional juga mengerahkan sumber daya untuk membantu.

Baca Juga: 10 Provinsi Terdampak Gempa Bumi di Turki, Tewaskan 284 Orang

Sementara itu, pejabat kesehatan di Suriah mengatakan jumlah korban tewas di Suriah bagian utara telah meningkat menjadi lebih dari 230 orang.

"Korban gempa naik menjadi 237 tewas dan 639 terluka," kata Ahmed Damiriyye, seorang pembantu menteri kesehatan Suriah, di televisi pemerintah Suriah.

Sejauh ini, Uni Eropa (UE) sudah mengirim tim pencarian dan penyelamatan (Tim SAR) untuk membantu pencarian dan evakuasi korban gempa Turki dan Suriah.

Komisaris Krisis UE Janez Lenarcic mengonfirmasi bahwa tim penyelamat sedang melakukan perjalanan ke Turki untuk membantu Tim SAR lokal.

"Sepuluh tim Pencarian dan Penyelamatan Perkotaan dengan cepat dimobilisasi dari Bulgaria, Kroasia, Ceko, Prancis, Yunani, Belanda, Polandia, Rumania untuk mendukung penanggap pertama di lapangan," kata komisioner Uni Eropa Josep Borrell dan Lenarcic dalam sebuah pernyataan, dikutip Metroselebes.com dari Dw.com.

Baca Juga: Aming Curhat Lagi, Kerap Dianggap tidak Normal Tapi Bisa Hamili Seorang Wanita

Militer Turki telah membangun koridor udara untuk memungkinkan tim SAR mencapai zona bencana secepat mungkin.

"Kami mengerahkan pesawat kami untuk mengirim tim medis, tim SAR dan kendaraan mereka ke zona gempa," pernyataan Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan salah satu perhatian utama adalah perawatan trauma bagi mereka yang terjebak dalam gempa dahsyat itu.

"Otoritas nasional akan fokus pada pencarian dan penyelamatan saat ini," kata juru bicara WHO kepada kantor berita Reuters dalam sebuah pernyataan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rismasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kelahiran Cucu Pertama Cagub Sulteng Anwar Hafid

Jumat, 6 September 2024 | 10:12 WIB

Heboh Tukin PNS Dihapus, Begini Fakta Sebenarnya

Senin, 12 Juni 2023 | 19:43 WIB
X