METROSELEBES.COM - Pemerintah Turki telah menyatakan 'alarm level 4' yang menyerukan bantuan internasional pasca-gempa Turki dan Suriah pada Senin (6/2).
Sejauh ini, Uni Eropa (UE) sudah mengirim tim pencarian dan penyelamatan (Tim SAR) untuk membantu pencarian dan evakuasi korban gempa Turki dan Suriah.
Komisaris Krisis UE Janez Lenarcic mengonfirmasi bahwa tim penyelamat sedang melakukan perjalanan ke Turki untuk membantu Tim SAR lokal.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 7,8, Lebih dari 1.000 Warga Turki dan Suriah Tewas
"Sepuluh tim Pencarian dan Penyelamatan Perkotaan dengan cepat dimobilisasi dari Bulgaria, Kroasia, Ceko, Prancis, Yunani, Belanda, Polandia, Rumania untuk mendukung penanggap pertama di lapangan," kata komisioner Uni Eropa Josep Borrell dan Lenarcic dalam sebuah pernyataan, dikutip Metroselebes.com dari Dw.com.
Militer Turki telah membangun koridor udara untuk memungkinkan tim SAR mencapai zona bencana secepat mungkin.
"Kami mengerahkan pesawat kami untuk mengirim tim medis, tim SAR dan kendaraan mereka ke zona gempa," pernyataan Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar.
Baca Juga: Kepala Sekolah Cabul di Toraja, Perkosa Siswinya Sendiri
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan salah satu perhatian utama adalah perawatan trauma bagi mereka yang terjebak dalam gempa dahsyat itu.
"Otoritas nasional akan fokus pada pencarian dan penyelamatan saat ini," kata juru bicara WHO kepada kantor berita Reuters dalam sebuah pernyataan.
"Kemudian kami mengharapkan peningkatan kebutuhan perawatan trauma untuk merawat yang terluka dan untuk mendukung seluruh sistem kesehatan di daerah yang terkena dampak."
Tawaran Bantuan
Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan dia telah berkomunikasi dengan pejabat Turki dan mengatakan Amerika Serikat siap membantu.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 7,8, Lebih dari 1.000 Warga Turki dan Suriah Tewas
10 Provinsi Terdampak Gempa Bumi di Turki, Tewaskan 284 Orang
Ini Data Terbaru Korban Gempa Turki dan Suriah, Hujan Salju Hambat Evakuasi Korban Tertimpa Bangunan