METROSELEBES.COM - Petugas saat ini masih terus berupaya melakukan pencarian dan evakuasi korban gempat Turki dan Suriah. Terutama yang tertimpa reruntuhan bangunan.
Sayangnya proses evakuasi ini menemui hambatan karena hujan salju, demikian dikutip Metroselebes.com dari Dw.com.
Petugas penyelamat dikerahkan di Turki dan Suriah untuk mengevakuasi korban dari reruntuhan bangunan.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 7,8, Lebih dari 1.000 Warga Turki dan Suriah Tewas
Warga juga membantu mencari korban selamat di antara tumpukan puing bangunan.
Namun hujan salju yang lebat menghambat upaya evakuasi di beberapa bagian dengan jalan tertutup es dan salju.
"Saya menyampaikan harapan terbaik saya kepada semua warga kami yang terkena dampak gempa," kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Twitter, Senin (6/2).
Baca Juga: Kepala Sekolah Cabul di Toraja, Perkosa Siswinya Sendiri
"Kami berharap dapat melewati bencana ini bersama-sama secepat mungkin dan dengan kerusakan yang paling kecil."
Sementara Kepresidenan Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) mengoordinasikan operasi pencarian dan penyelamatan, lembaga internasional juga mengerahkan sumber daya untuk membantu.
Diberitakan sebelumnya, gempa dengan magnitudo 7,8 mengguncang Turki dan Suriah, Senin (6/2) pagi waktu setempat.
Survei Geologi AS (USGS) mencatat gempa dengan kedalaman sekitar 17,9 kilometer. Lokasinya dekat dengan kota Gaziantep, pusat industri utama di dekat perbatasan Turki dan Suriah.
Baca Juga: Video BTS Mic Drop Lampaui 1,3 Miliar Penayangan
Getaran gempa Turki ini juga dirasakan hingga ke Lebanon, Siprus, dan Mesir.
Artikel Terkait
7 Gunung Berapi Aktif di Jawa Timur Selain Gunung Semeru, Bermukim di Sekitarnya Harus Selalu Waspada
Gempa Magnitudo 7,8, Lebih dari 1.000 Warga Turki dan Suriah Tewas
10 Provinsi Terdampak Gempa Bumi di Turki, Tewaskan 284 Orang